Keluh Kesah Warga
Ikon Kota Gorontalo Gelap Gulita, Lampu Hias Tugu Saronde Tak Kunjung Menyala
Warga sekitar, Romi Monoarfa, mengungkapkan bahwa lampu hias tersebut sudah lama tidak terlihat menyala, bahkan sejak bulan Ramadan.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Tugu-Saronde-yang-tak-memiliki-penerang-padahal-adalah-ikon-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Keindahan Tugu Saronde, ikon Kota Gorontalo, seakan tercoreng dengan padamnya lampu hias yang menghiasi bundarannya.
Warga sekitar, Romi Monoarfa, mengungkapkan bahwa lampu hias tersebut sudah lama tidak terlihat menyala, bahkan sejak bulan Ramadan.
"Selama bulan Ramadan lampunya itu tidak menyala, kira-kira tiga bulan lalu juga kayaknya tidak nyala," ungkap Romi kepada TribunGorontalo.com, Jumat (05/04/2024).
Padamnya lampu hias ini tak hanya mengurangi estetika Tugu Saronde, tetapi juga membahayakan pengendara.
Baca juga: Fokus Tuntaskan Amanah, Suharsi Igirisa Siap Dua Periode Wakil Bupati Pohuwato
"Kalau cuma lampu jalan dia nyala, tapi harusnya di bundaran itu nyala juga biar pengendara itu tahu kalau disitu ada bundaran apalagi untuk pendatang," jelas Romi.
Romi mengaku sering melihat pengendara yang tidak mematuhi aturan ketika melewati bundaran Tugu Saronde karena minimnya penerangan.
"Banyak misalnya kalau yang dari Cendrawasih itu kalau mau belok kanan, tidak lagi putar langsung belok," ungkapnya.
Romi berharap pemerintah segera memperhatikan ikon Kota Gorontalo tersebut.
"Harus diperhatikan oleh pemerintah, bahkan seharusnya di cat lagi," tandasnya.
Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com, selain lampu hias yang padam, cat Tugu Saronde juga terlihat kusam dan mengelupas.
Hal ini menunjukkan kurangnya perawatan terhadap ikon Kota Gorontalo tersebut. (*)