Pilkada Jatim 2024
5 Kandidat Disiapkan Golkar untuk Dampingi Khofifah di Pilkada Jatim 2024
Setidaknya lima kandidat disiapkan partai Golkar untuk mendampingi Khofifah di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menteri-Sosial-Khofifah-Indar-Parawansa-diperkenalkan-oleh-Presiden-Joko-Widodo.jpg)
Selain Blegur dan Istu, kandidat lain yang dinilai tak kalah mumpuni ialah Kodrat Sunyoto.
Kodrat sebelumnya menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Jatim. Ia merupakan penasehat Fraksi Partai Golkar.
Selain tiga nama di atas, Partai Golkar juga disebut memiliki kader mumpuni dari kalangan muda.
Misalnya Pranaya Yudha Mahardika anggota Komisi C DPRD Jatim sekaligus Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jawa Timur.
Ada pula Bayu Airlangga, menantu mantan Gubernur Soekarwo.
Menurut Sarmuji, sejumlah nama itu layak disodorkan sebagai pendamping Khofifah.
"Tinggal nanti Bu Khofifah nyaman kepada siapa. Misalkan tidak dengan saya, kan kita masih banyak alternatif nama," katanya.
PDIP Mulai Dekati Khofifah
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengaku menjalin komunikasi dengan Khofifah Indar Parawansa tentang Pilkada Jawa Timur 2024.
Hasto menjelaskan komunikasi dilakukan untuk mencari calon pemimpin terbaik.
"Sehingga komunikasi-komunikasi politik memang dilakukan untuk menghasilkan calon-calon pemimpin yang terbaik, termasuk di Jatim, berkomunikasi dengan Mbak Khofifah," kata Hasto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Senin.
Apalagi, sambung dosen Universitas Pertahanan (Unhan) ini, Khofifah merupakan Gubernur Jatim.
"Apa pun beliau, seorang Gubernur Jatim," ungkap Hasto.
Hasto juga mengatakan PDIP telah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang akan menggelar Pilkada 2024.
"Jadi, pilkada kita lakukan suatu pemetaan secara menyeluruh, tetapi detil setiap daerah. Jatim, Jateng, Bali dan seluruh wilayah Indonesia kami lakukan pemetaan," tuturnya.