Kasus Kebakaran Gorontalo
Ada 13 Kasus Kebakaran di Kabupaten Gorontalo Sepanjang 2024, Paling Banyak Kecamatan Limboto
UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo telah menangani 13 kasus kebakaran sepanjang 2024.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Terdapat-13-kasus-kebakaran-ditangani-Damkar-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo telah menangani 13 kasus kebakaran sepanjang 2024.
Angka itu diklaim tertinggi se-Provinsi Gorontalo tahun 2024 jika dibandingkan kabupaten/kota lain.
"Dan yang paling besar itu kebakaran yang terjadi kemarin sebelum puasa yakni di RSUD M.M Dunda Limboto," ujar Kanit Damkar Kabupaten Gorontalo, Farid Taha, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Kamis (28/3/2024).
Kasus di Kabupaten Gorontalo, kata Farid, didominasi kebakaran rumah.
"Sosialisasi itu guna mengedukasi masyarakat akan sebab-sebab terjadinya kebakaran dan upaya mandiri mengatasinya," terangnya.
Dari total kasus saat ini, 12 kejadian tertangani dan satu tidak tertangani.
Paling banyak kasus terjadi di bulan Maret, dengan lima jumlah kasus. Kelimanya tercatat bisa tertangani. Secara keseluruhan ada tujuh kasus kebakaran rumah.
Sementara lainnya kebakaran lahan, gudang/pabrik, hingga bangunan umum.
Paling banyak lokasi kejadian berada di Kecamatan Limboto yakni sebanyak tiga kasus.
Dan sejauh ini kasus dengan kerugian materil paling besar adalah kebakaran RSUD MM Dunda Gorontalo. (*)