Sabtu, 21 Maret 2026

Pemprov Gorontalo

BPBD Provinsi Gorontalo Gelar Apel Siaga, Tingkatkan Kapasitas Penggiat Kebencanaan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo akan menggelar apel siaga tahun ini 2024.

Tayang:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto BPBD Provinsi Gorontalo Gelar Apel Siaga, Tingkatkan Kapasitas Penggiat Kebencanaan
TRIBUNGORONTALO/HUSNUPUHI
Penata Penanggulangan Bencana Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Provinsi Gorontalo, Sofyan Adjara 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo akan menggelar apel siaga tahun ini 2024.

Rencananya, apel siaga yang akan dihadiri oleh perwakilan BPBD kabupaten kota di Gorontalo itu digelar pada bulan Juni 2024 mendatang.

Menurut Penata Penanggulangan Bencana Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Provinsi Gorontalo, Sofyan Adjara, apel siaga itu dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas penggiat kebencanaan di Gorontalo.

"Apel siaga itu untuk kebencanaan, dan lebih mengingatkan terkait kesiap siagaan kita dalam menghadapi bencana," ungkap Sofyan.

Dalam apel siaga itu, nantinya akan diberikan pembekalan tentang kesiap siagaan pihak BPBD dalam menangani suatu bencana.

Di tahun sebelumnya, Apel Siaga BPBD sampai mengundang pihak dari Dinas Kesehatan.

Bagian kesehatan itu mengajarkan bagaimana teknik Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) kepada personel BPBD.

Diketahui, CPR merupakan upaya pertolongan pertama gawat darurat secara medis, yang dilakukan ketika terdapat seorang pasien henti jantung.

"Di akhir tahun lalu itu, kami buat out bond di Apel Siaga. Saya sampai undang bagian kesehatan untuk mengajarkan teknik CPR," tutur Sofyan.

Bagi Sofyan, teknik penyelamatan pertolongan pertama seperti CPR itu perlu diketahui oleh personel BPBD.

Sebab, teknik tersebut sangat dibutuhkan saat terdapat korban ketika terjadi bencana alam.

Saat terjadi bencana alam, BPBD salah satu instansi pemerintah yang berada di garda terdepan.

Dengan begitu, menurut Sofyan, teknik penyelamatan pertolongan pertama tersebut perlu dikuasai oleh personel BPBD.

"Bagaimana kalau personel BPBD tidak mengerti teknik itu, pasti jadi susah nanti saat menolong korban dalam bencana," tukasnya. (*/ADV)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved