Viral Video Penyiksaan Warga di Papua, Komnas HAM Turun Tangan
Komnas HAM menyesalkan kejadian tersebut dan berharap pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan proses hukum yang transparan dan adil.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Karikatur-seorang-warga-Papua-mendapat-perlakuan-tidak-manusiawi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Komnas HAM RI menyatakan akan menyelidiki video viral yang diduga menunjukkan penyiksaan terhadap warga di Papua.
Video tersebut beredar luas di media sosial sejak Kamis (21/3/2024) malam.
Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut diduga terjadi di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Komnas HAM menyesalkan kejadian tersebut dan berharap pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan proses hukum yang transparan dan adil.
"Komnas HAM terus mendorong agar pemerintah memperbaiki strategi pendekatan keamanan di Papua agar dapat meredam intensitas kekerasan dan untuk menghindari jatuhnya korban," kata Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/3/2024).
Komnas HAM juga menegaskan kembali bahwa penggunaan kekerasan dalam gerakan politik tidak dapat dibenarkan.
Karena itu, Komnas HAM meminta semua pihak agar menahan diri untuk mencegah eskalasi konflik di Papua.
"Terkait kasus ini, Komnas HAM akan melakukan pemantauan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap atas peristiwa tersebut sebagaimana kewenangan yang dimiliki oleh Komnas HAM," kata Atnike.
TNI Periksa Prajurit Terduga Pelaku
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah prajurit TNI yang diduga terlibat dalam penyiksaan tersebut.
"Diduga dilakukan oleh oknum prajurit TNI dan TNI saat ini sedang melakukan penyelidikan," kata Gumilar saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (22/3/2024).
Dia mengatakan, TNI tengah memeriksa dan memintai keterangan sejumlah terduga pelaku yang terlihat dalam video tersebut.
"Sudah (mulai melakukan pemeriksaan atau mengumpulkan keterangan kepada terduga anggota TNI dalam video). Sekarang (pemeriksaan) sedang berjalan untuk memastikan semuanya," kata Gumilar.
Video Beredar di Medsos
Sebelumnya, beredar video penyiksaan warga diduga oleh oknum prajurit TNI di media sosial pada Kamis (21/3/2024) malam.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @jefry_wnd, dinarasikan bahwa kejadian terjadi di Yahukimo. Dinarkasikan juga anggota TNI menyiksa warga sipil yang diduga jaringan TPNPB.
Selain itu, pada Jumat (22/3/2024) beredar pula video lain di media sosial Whats App. Video tersebut juga menunjukkan penyiksaan serupa namun dari sudut yang berbeda.
Kemiripan kedua video tersebut terdapat pada warna cat dan pola pada drum yang digunakan sebagai alat penyiksaan.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan menuai kecaman dari berbagai pihak. Komnas HAM dan TNI diharapkan dapat menyelesaikan kasus ini dengan tuntas dan transparan.(*)
| 10 Hari Hilang, Ditemukan Dalam Karung: Dua Remaja Ditangkap atas Tewasnya Umar Gayam di Sorong |
|
|---|
| Operasional 11 Bandara Perintis Papua Dihentikan Sementara Usai Insiden Penembakan Pilot |
|
|---|
| Pilot dan Kopilot Smart Air Kehilangan Nyawa usai Ditembaki KKB, Ini Identitas Mereka |
|
|---|
| Daftar Identitas 13 Penumpang Smart Air Selamat dari Penembakan KKB di Papua Selatan |
|
|---|
| Sosok Irjenpol Johnny Edison Isir, Mantan Ajudan Jokowi Jadi Kadiv Humas Polri |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.