Kusir Bendi Gorontalo Menjerit Sepi Penumpang di Bulan Ramadan
Rison Bau (68), seorang kusir bendi senior, mengungkapkan bahwa Ramadan tahun-tahun sebelumnya merupakan puncak pendapatan mereka. Namun, tahun ini be
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-kusir-bendi-Gorontalo-ditemui-Sabtu-1632024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Ramadan tahun ini terasa pahit bagi para kusir bendi di Kota Gorontalo.
Mereka harus menelan kenyataan pahit dengan sepinya penumpang, bahkan di bulan yang biasanya ramai.
Rison Bau (68), seorang kusir bendi senior, mengungkapkan bahwa Ramadan tahun-tahun sebelumnya merupakan puncak pendapatan mereka. Namun, tahun ini berbeda.
"Ramadan sebelum-sebelumnya ramai sekali, kalau sekarang tidak lagi. Kemarin sampai tidak ada penumpang," keluh Rison kepada TribunGorontalo.com.
Persaingan dengan transportasi modern seperti bentor dan ojek online menjadi salah satu faktor utama penyebab sepinya penumpang bendi.
Ditambah lagi dengan kurangnya minat warga untuk keluar rumah di bulan Ramadan.
"Mau bagaimana lagi, sudah begini juga perkembangan zaman," ungkap Rison pasrah.
Senada dengan Rison, Alif Karnain (21), kusir bendi muda, juga merasakan hal yang sama.
Ia bahkan tidak mendapatkan satupun penumpang dua hari sebelumnya (14/3/2024).
"Mangkal dari jam 3 sore sampai setengah 6, sebelum magrib," kata Alif.
Meskipun kondisi bendi saat ini begitu sulit, Alif tetap semangat menjalani pekerjaannya karena ia memang hobi mengendarai kuda. Ia bahkan hafal beberapa jenis-jenis kuda.
"Baru beberapa bulan ini bekerja jadi kusir bendi, kalah Om Rison yang lebih senior," tandas Alif.
Di tengah gempuran transportasi modern, bendi di Gorontalo kini hanya menjadi kenangan dan pilihan untuk memenuhi keinginan, bukan lagi sebagai transportasi utama.(*)
| Niat Salat Idul Fitri Sendiri dan Berjamaah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya |
|
|---|
| Tumbilotohe Ipilo Kota Gorontalo Siapkan Konsep Baru, Panitia Masih Rahasiakan Desainnya |
|
|---|
| Ditlantas Polda Gorontalo Rutin Bagikan 200 Paket Takjil Lewat Program Kolantas Peduli Ramadan |
|
|---|
| Muhammadiyah, Pemerintah, dan BRIN Punya Prediksi Ramadan 2026, Ini Perbedaannya |
|
|---|
| Tanpa Kupon dan Tanpa Batas, Pasar Murah Gorontalo Dipadati Warga hingga Dihadiri Wagub Idah |
|
|---|