Ramadan Gorontalo 2024
Ramai Penjual Takjil Buka Puasa di Depan Kampus UNG
Ketika sedang jalan-jalan mencari menu takjil cobalah mampir ke sepelantaran jalan di depan Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Ponge Aldi
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ketika sedang jalan-jalan mencari menu takjil buka puasa cobalah mampir ke sepelantaran jalan di depan Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Dari arah jalan Nani Wartabone terus hingga bertepatan dengan gerbang UNG, maka masyarakat bisa mengambil arah ke kiri menuju Jalan Jendral Soedirman.
Di area situlah banyak jajanan menu takjil yang ditawarkan dengan konsep menarik yakni menggunakan payung warna warni.
Payung tersebut digunakan untuk menghindari kontak antara matahari dengan makanan yang dijual, apalagi takjil yang dominan dijual adalah es buah maupun agar-agar jelly.
"Es kalau kena matahari kan cepat mencair, jadi ada pakai payung," ujar Miftah Hasan saat dijumpai TribunGorontalo.com.
Sekira sepuluh lapak jualan menu takjil memakai payung warna warni ini dan paling banyak dijumpai di depan Masjid Sabilurrasyad UNG.
Sepuluh lapak tersebut menjual aneka menu buka puasa seperti kue tradisional Gorontalo, es buah dan lainnya yang sering diserbu warga di jam-jam mendekati buka puasa.
Harga yang ditawarkan juga tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Pasalnya hanya dengan uang Rp 5 ribu, masyarakag sudah bisa mendapatkan aneka jenis kue.
Siti anisah, pembeli menu takjil ini mengatakan, payung warna warni itu dapat memberikan kesan easthetic bagi pengguna jalan. Namun, Anisah juga merasa kasihan kepada penjual takjil yang menggunakan payung berwarna-warni tersebut.
"Mungkin mereka tidak punya dana lebih untuk membangun tenda layaknya penjual takjil-takjil lainnya," ujarnya dengan nada mengasihankan.
Namun Anisah mengakui menu takjil yang dijual lebih menggugah selera ketimbang penjual takjil yang fasilitasnya lebih memadai
"Lebih enak di sini daripada di tempat lain," lanjutnya.
Sependapat dengan Anisah, Nurazizatul Bakari yang juga memberikan pendapat yang sama.
"Payung warna warni ini kayak menambah eksen di daerah sini," ujarnya.(*)
| 1.560 Personel Polda Gorontalo Diturunkan dalam Operasi Ketupat 2024 |
|
|---|
| Boalemo Siap Pecahkan Rekor Tumbilotohe Gorontalo dengan 10.000 Lampu Botol di Ramadan 1445 H |
|
|---|
| Bone Bolango Satu-satunya Kabupaten di Gorontalo yang Tak Gelar Pasar Senggol Ramadan |
|
|---|
| Warga Gorontalo Mulai Berburu Busana Muslim Jelang Lebaran Idulfitri |
|
|---|
| 4 Rekomendasi Toko Gorden di Kota Gorontalo, Cocok Belanja Kebutuhan Dekorasi Rumah Sambut Idulfitri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penjual-takjil-di-Depan-Kampus-Universitas-Negeri-Gorontalo-gggg.jpg)