Ramadan
Adat Tonggeyamo Penentuan 1 Ramadhan di Kabupaten Gorontalo Siap Digelar Besok
Tonggeyamo merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan untuk menentukan awal bulan Ramadhan berdasarkan perhitungan astronomi dan kearifan lokal.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/upacara-tonggeyamo_001.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Jelang Ramadhan, tradisi adat Tonggeyamo kembali digelar di Kabupaten Gorontalo.
Tonggeyamo merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan untuk menentukan awal bulan Ramadhan berdasarkan perhitungan astronomi dan kearifan lokal.
Rapat adat Tonggeyamo akan dilangsungkan besok hari, Minggu (10/3/2024), di kediaman Rumah Dinas Bupati Kabupaten Gorontalo, Jalan Jarwadi, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto.
"Kata pemuka agama nanti besok," ujar sumber resmi di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Sabtu (9/3/2024).
Tradisi ini biasanya dihadiri oleh para pemuka agama, tokoh adat, dan pemimpin setempat.
Dalam Tonggeyamo, para tetua adat akan meminta tanggapan dari tamu undangan mengenai pergerakan bulan yang mereka amati.
Meskipun saat ini pemerintah pusat telah menetapkan awal Ramadhan secara nasional, tradisi Tonggeyamo tetap dilestarikan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan tradisi leluhur.
Tonggeyamo dimaksudkan sebagai pemberitahuan resmi lembaga adat dan pemerintah daerah kepada umat Islam mengenai 1 Ramadan.
Biasanya mengacu pada hasil sidang isbat oleh Kementerian Agama RI. Tradisi Tonggeyamo di Kabupaten Gorontalo merupakan salah satu contoh kekayaan budaya Gorontalo yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Tradisi ini menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Gorontalo dalam menyambut bulan suci Ramadhan.(*)