PEMPROV GORONTALO
Sektor Pendidikan hingga Pariwisata Alami Kemajuan, Pj Gubernur Gorontalo Puji Kinerja OPD
Beberapa sektor yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kini mengalami peningkatan.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Humas-Pemprov-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Beberapa sektor yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kini mengalami kemajuan.
Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian dan perikanan, investasi dan ekspor, hingga pariwisata.
Menurut Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, peningkatan sektor pendidikan ditandai dengan meningkatnya rata-rata lama sekolah sebesar 8,1 tahun.
Presentase tersebut merupakan jumlah tahunan yang dihabiskan oleh masyarakat dengan usia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan yang pernah dijalani.
Sedangkan, harapan lama sekolah berada di angka 13,16 tahun, dan angka partisipasi sekolah tahun 2023 sebesar 71,7 persen.
"Jadi peningkatan di sektor pendidikan ini dilihat dari rata-rata lama sekolah di Provinsi Gorontalo," ungkap Ismail saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2023 ke DPRD berlangsung di ruang sidang paripurna, Senin (4/3/2024).
Kemudian, untuk sektor kesehatan, Ismail menjelaskan, peningkatannya ditandai dengan angka harapan hidup yang mencapai 68,63 tahun.
Prevalensi tengkes (stunting) nya sesuai data SSGI tahun 2022 turun mencapai 23,8 persen. Sementara menurut data EPPGBM 2023 mencapai 6,7 persen.
Selanjutnya, untuk pembangunan infrastruktur, pemerintah Provinsi Gorontalo juga menunjukkan nilai peningkatannya.
Kondisi Mantap Jalan 2023 mengalami peningkatan menjadi 70,23 persen.
Sekadar informasi, Mantap Jalan merupakan istilah yang sering diartikan bahwa jalan tersebut dalam kondisi baik dan sedang.
Dalam pembangunan jalan ini, Pemprov Gorontalo meningkatkan luas jalan, sepanjang 4,95 KM. Terdiri dari pembangunan Jalan Tangkobu-Pentadu sepanjang 2,369 KM, dan jalan akses Bandara Imbodu-Pohuwato sepanjang 2,566 KM.
Kemudian, pada penyampaian LKPJ itu, Ismail turut menyampaikan sektor pertanian dan perikanan yang mengalami peningkatan.
"Untuk sektor pertanian dan perikanan ditandai dengan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) umum sebesar 111,32 persen dan nilai tukar usaha petani meningkat menjadi 115,48 persen,” sambungnya.
Kemudian, capaian di sektor investasi dan ekspor terus menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan juga.