BPM Gorontalo
Warga Korban Kosmetik TikTok Melapor ke BPOM Gorontalo, Kulit Rusak Melepuh
Menurut Kepala BPOM Gorontalo, Stepanus Simon Sesa, bahwa pelaporan tersebut masuk pada Senin (4/3/2024) siang hari dan pihaknya telah menerimanya.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BPOM-Gorontalo-menerima-laporan-korban-kosmetik.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Laporan korban kosmetik melapor ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo.
Menurut Kepala BPOM Gorontalo, Stepanus Simon Sesa, bahwa pelaporan tersebut masuk pada Senin (4/3/2024) siang hari dan pihaknya telah menerimanya.
"Kami akan menindaklanjuti terkait laporan ini sesuai dengan prosedur," ungkapnya.
Namun begitu, karena bentuk pelaporannya masih berstatus dugaan, pihak BPOM masih akan melakukan investigasi lebih mendalam.
Baca juga: Dua Kapal Ferry Dicek Kelayakannya Jelang Ramadhan Gorontalo 2024
Hal ini untuk mengecek kebenaran dari pelaporan yang masih berstatus dugaan tersebut.
Terkait sanksi yang akan diberikan, pihak BPOM masih akan mendalami kasus tersebut.
Namun, jika terkonfirmasi benar adanya tanpa izin edar, maka BPOM tak segan-segan akan memberikan hukuman setimpal.
"Kalau memang benar, bisa saja ke arah pidana, tapi kami investigasi lebih dulu," ucap Ketua Tim Informasi dan Komunikasi, Muindar.
Baca juga: Mahasiswa Gorontalo Jadikan Lengkuas sebagai Obat Pembunuh Nyamuk DBD
Diberitakan sebelumnya, terdapat empat wanita Gorontalo melaporkan ke BPOM terkait dugaan produk tanpa izin edar yang mereka konsumsi.
Seorang korban menceritakan, bagaimana produk kosmetik yang viral di media sosial itu melepuhkan tubuhnya.
Produk tersebut didapatkannya dari seorang reseller Gorontalo melalui penjualan di video TikTok.
Berdasarkan penjualan di video TikTok, produk hand body itu bisa memutihkan kulit seorang wanita dengan seharian.
Baca juga: Ria Ricis Ngotot Cerai dari Teuku Ryan, Mediasi Damai Gagal Total
Karena tergiur, korban langsung membelinya. Kendati di kemasan produk itu tak tertera cara penggunaan dan komposisi produk.
"Jadi saya belinya ini di salah satu reseller di Gorontalo lewat akun TikTok, dan ternyata produknya menyebabkan gatal-gatal dan panas," ungkap seorang korban berinisial DM.
Ia menjelaskan, bahwa produk tersebut membuat sebagian kulit tubuhnya terkelupas. Mulai dari bagian tangan hingga paha dan kakinya.
Ia juga mengakui, telah menggunakan produk berbahaya itu sebanyak dua kali usai dibelinya lewat akun TikTok reseller.
Baru dua kali dipakai, produk itu langsung melepuhkan kulitnya dan bahkan menyebabkan gatal-gatal serta luka.
"Ini baru dua kali dipakai, siang dan malam. Saat digunakan langsung berefek panas hingga sebagian kulit tubuh saya terkelupas dan gatal bahkan terluka," jelasnya. (*)
| Musisi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker Ginjal |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Besok Minggu 8 Maret 2026: Cinta, Karier, Uang, Kesehatan |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer Besok Minggu, 8 Maret 2026: Cinta, Karier, Uang, Kesehatan |
|
|---|
| 7 GORONTALO POPULER: Pelantikan 171 Kepsek, 11 Tersangka Narkoba Pohuwato, Kebakaran SMPN 1 Batudaa |
|
|---|
| BPNT Rp600 Ribu Mulai Disalurkan, Status Exclude KPM Tetap Disarankan Cek Rekening |
|
|---|