Kesehatan
Apakah boleh Makan Semangka jika menderita Diabetes? Berikut Penjelasannya
Semangka adalah buah musim panas yang populer. Itu karena semangka mengandung 90 persen air.
Penulis: Tita Rumondor | Editor: Tita Rumondor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bisakah-semangka-dikonsumsi-diabetes_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Semangka adalah buah musim panas yang populer. Hal ini karena semangka mengandung 90 persen air.
Buah ini juga bagus untuk hidrasi dan mengandung elektrolit untuk membantu memulihkan energi setelah berolahraga.
Dikutip dari tribunhealth.com, semangka memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain melindungi sendi dari peradangan, melancarkan pencernaan, dan memiliki kandungan likopen yang lebih tinggi diantara buah yang lain.
Likopen merupakan antioksidan penting dimana dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit jantung.
Menurut TimesofIndia yang dilansir dari tribunhealth.com, semangka kaya akan air dan serat tetapi memiliki indeks glikemik (GI) yang sedikit lebih tinggi.
Sebanyak satu pori 100 gram memiliki indeks glikemik sebesar 72.
Lantas amankah bagi penderita diabetes mengonsumsi semangka?
Bolehkah penderita diabetes makan semangka?
Jika kamu penderita diabetes, jawabannya sebaiknya mengurangi konsumsi buah semangka.
Hal ini karena semangka mengandung gula alami yang dapat berpengaruh pada kadar gula darah.
Juga jumlah itu tergantung seberapa banyak semangka yang kamu konsumsi.
Healthline melaporkan 152 gram potongan semangka mengandung 9,42 gram gula alami serta 11,5 gram karbohidrat.
Sepotong atau sekitar seperenam buah semangka (286 gram) mengandung 17,7 gram gula alami dan 21,6 gram karbohidrat.
Jika kamu menderita diabetes, sedikit semangka dapat menambah nutrisi pada pola makan seimbang milikmu.
Sekalipun kamu menderita diabetes, kamu tetap boleh mengonsumsi semangka tetapi dalam takaran yang cukup dan tidak berlebihan.
Menurut Klinik Cleveland, manfaat semangka bagi kesehatan antara lain:
1.Menghidrasi tubuh
Semangka merupakan buah yang mengandung 92 persen air sehingga baik untuk menghidrasi tubuh.
Setelah melakukan aktivitas fisik atau olahraga berat, cobalah makan sedikit semangka yang ditaburi garam untuk mengisi kembali elektrolit dan karbohidrat di tubuhmu.
2. Meningkatkan Kesehatan Mata
Nutrisi pada buah semangka mempunyai dampak positif bagi kesehatan mata.
Antioksidan yang terdapat dalam semangka dapat membantu mencegah atau menunda perkembangan katarak.
Hal ini juga dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia, yang dapat menyebabkan kebutaan.
Vitamin A yang terdapat pada semangka juga mendukung kesehatan sel kulit mati.
Satu irisan semangka berukuran sedang mengandung hingga 11 persen kebutuhan vitamin A harianmu.
3. Menjaga Berat Badan
Semangka mengandung banyak air sehingga rendah kalori dan membuat kenyang lebih lama.
Sebuah penelitian pada tahun 2019 terhadap 33 orang yang dianggap kelebihan berat badan menemukan bahwa mereka yang makan semangka setiap hari selama empat minggu dilaporkan merasa kurang lapar dan lebih sedikit mengidam makanan.
Makan semangka mengurangi berat badan, indeks massa tubuh (BMI), rasio pinggang-pinggul, dan juga menurunkan tekanan darah. (*)
(Sumber : TribunHealth.Com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.