Senin, 16 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Wiranti Ngau, Penyanyi Dangdut asal Gorontalo

Wiranti Banser Ngau atau yang dikenal dengan nama Wiranti Lida atau Wiranti DA merupakan penyanyi yang berasal di Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Andika Machmud | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Cerita Wiranti Ngau, Penyanyi Dangdut asal Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/ANDIKAMACHMUD
Wiranti Banser Ngau, Penyanyi di Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wiranti Banser Ngau atau yang dikenal dengan nama Wiranti Lida atau Wiranti DA merupakan penyanyi yang berasal di Gorontalo.

Wiranti mengungkapkan sejak kecil tidak menyukai lagu dangdut, namun sering menonton ajang kompetisi dangdut, akhirnya termotivasi dan menyukai dunia dangdut.

"Setelah nonton Dangdut Academy (DA) akhirnya tertarik, dan coba belajar dangdut," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (23/02/2024).

Belajar otodidak, Wiranti mengaku, sering menonton lagu dangdut di Youtube dan coba dipraktekkan.

Tokoh inspirasinya untuk bisa berkembang lebih baik di dangdut adalah Lesti Kejora.

"Hampir semua anak muda pasti menyukai Lesti Kejora, dia orang yang menginspirasi saya juga," ungkapnya.

Wiranti, remaja asal Gorontalo lolos D'Academy Indonesia.
Wiranti (TribunGorontalo.com)

Perkembangan dangdut di Indonesia khususnya untuk DA semakin berkembang, Wiranti mengaku, setiap tahun banyak anak muda yang mengikuti kompetisi tersebut.

Dirinya adalah orang keempat di Gorontalo yang mengikuti kompetisi dangdut.

"Pertama di Gorontalo itu kak Ismail Padeti," ungkapnya.

Untuk perkembangan dangdut khususnya di Gorontalo juga, menurut Wiranti, semakin luas.

Ia menjelaskan jika di Gorontalo ada grup untuk musisi seniman Gorontalo, yang di dalamnya ada penyanyi dangdut, pop, pemain musik, dan lain sebagainya.

"(Saat ini) sudah ada wadah untuk belajar," ungkapnya.

Biasanya, kata Wiranti, di grup atau komunitas tersebut sering melakukan sharing ilmu gratis.

"Ketemu sama yang pengalaman minta ilmunya, dan komunitas itu mengajak anak muda ikut gabung dalam (menjadi) musisi," ungkapnya.

Wiranti melihat mayoritas yang berada di komunitas tersebut itu menyukai lagu dangdut.

Untuk kesulitan yang dihadapi Wiranti dalam karirnya, ketika ia masuk ke ajang akademi dan wajib untuk menghafal 100 lagu.

"Wajib hapal 50 lagu slow, dan 50 lagu beat," jelasnya.

Selain itu, dirinya diketahui pernah sakit pilek saat berkompetisi. Namun, ia bersyukur penampilannya berjalan dengan baik.

"Mungkin karena adrenalin yang naik (saat tampil)," ungkapnya.

Ia mengaku sangat gugup ketika pertama kali naik panggung ketika berkompetisi di ajang nasional itu.

"Sangat gugup, karena penonton, kamera, lampu, dan ada juri," jelasnya.

Namun hal yang paling ditakutkan adalah mendapatkan komentar buruk dari juri karena penampilan tidak mengesankan.

Selain itu juga, ketika sedang di ajang kompetisi, Wiranti menjelaskan bahwa tidak bisa makan sembarangan.

"Kita orang Gorontalo kan sudah makan pedas, tapi di sana tidak bisa, dilarang makan berminyak, gorengan, dan pedas" ungkapnya.

Salah satu hal yang sering diingat Wiranti adalah dirinya membawa nama Provinsi Gorontalo.

"Itu menjadi penyemangat dan kebanggan diri sendiri karena bisa mewakili provinsi sendiri di nasional," ungkapnya.

Selama beberapa bulan berada di asrama Indosiar untuk kegiatan kompetisi dan syuting film, Wiranti kala itu bisa bertemu dengan orang tuanya karena didatangkan khusus ketika tampil di kompetisi.

"Kalo ditanya, saya pengen pulang ke Gorontalo, tapi saya juga tidak mau tersenggol, karena kan ikut kompetisi tidak mau kalah," jelasnya.

Sadar karena banyak masyarakat Gorontalo menonton dirinya ketika tampil, ia mengaku sering juga mendapatkan caci maki di media sosialnya.

"Paling parah itu komentar buruk sampai bawa keluarga saya, mama, papa," ungkapnya.

Terakhir, Wiranti berharap ke depannya bisa bertemu dengan Owan Boalemo.

"Owan itu sangat layak juara, karena dia paling menonjol dan kualitasnya bagus, serta attitudenya baik," tutupnya.


 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved