Berita Kampus
Terang-terangan, Poster Jasa Joki Skripsi Berseliweran di Universitas Negeri Gorontalo
Poster joki skripsi berseliweran di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Rata-rata poster dipajang di gazebo kampus.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Poster-joki-skripsi-di-tiang-gazebo-kampus-Universitas-Negeri-Gorontalo.jpg)
"Dosen kan kadang-kadang tidak memerhatikan tugas mahasiswa, jadi mahasiswa banyak menggunakan joki," ujar Gilang.
Baca juga: Mahasiswa Gorontalo Sering Sewa Joki Tugas, Dosen UNG: Daya Kritisnya Akan Berkurang
Pandangan dosen UNG
Gita Juniarti, Dosen Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo, merasa kecewa terhadap mahasiswa yang menggunakan jasa joki tugas.
Menurutnya, jika niatnya menolong sesama mahasiswa, harusnya tidak berbayar.
Ia menyebut fenomena tersebut sebagai kapitalisasi pengetahuan dan bisa merusak tujuan kampus sebenarnya.
Pasalnya, mahasiswa dituntut bisa mengerjakan tugas-tugas secara mandiri.
Jasa joki dinilai bisa melemahkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir.
"Kalau mereka sudah gunakan joki, berarti mereka tidak membaca. Dari situ daya kritisnya akan berkurang," kata Gita saat ditemui TribunGorontalo.com, Jumat (09/2/2024).
Ia menambahkan, para dosen sejatinya tahu mana tugas yang dikerjakan sendiri oleh mahasiswa itu atau bukan.
Gita meminta para mahasiswa lebih mengutamakan diskusi bersama teman atau dosen ketimbang menyewa joki tugas.
(TribunGorontalo.com/ Fernandes Sialagan)