Selasa, 17 Maret 2026

Berita Kampus

Terang-terangan, Poster Jasa Joki Skripsi Berseliweran di Universitas Negeri Gorontalo

Poster joki skripsi berseliweran di Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Rata-rata poster dipajang di gazebo kampus.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Terang-terangan, Poster Jasa Joki Skripsi Berseliweran di Universitas Negeri Gorontalo
TribunGorontalo.com/Fernandes
Poster joki skripsi di tiang gazebo kampus Universitas Negeri Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Poster jasa joki skripsi berseliweran di Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com, Sabtu (10/2/2023), rata-rata poster dipajang di gazebo kampus.

Seperti Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ilmu Ekonomi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, sampai depan gedung Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan.

Poster-poster berukuran kecil hingga besar itu ditempel menggunakan lakban.

Para joki menawarkan jasa parafrase, ketik, menulis, mengerjakan tugas, membuat jurnal, hingga pembuatan skripsi.

Penyedia jasa itu sengaja tak menaruh nominal harga, hanya embel-embel "harga sesuai kantong mahasiswa".

Beberapa poster tampak lusuh. Sebagian lainnya masih tampak seperti baru.

IMG-20240210-125735

(FOTO: TRIBUNGORONTALO.COM/ FERNANDES)

Menanggapi hal itu, beberapa mahasiswa bersikap santai.

Wanda Fibrianti (19), Mahasiswa UNG, mengatakan poster-poster joki itu sudah lumrah bagi kebanyakan mahasiswa.

"Semakin ke sini sudah lumrah (poster joki)," kata Wanda kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (10/2/2024).

Menurutnya nilai mahasiswa yang menggunakan jasa joki itu lebih tinggi ketimbang mahasiswa mandiri (tak menyewa joki).

"Kadang nilai yang joki itu lebih tinggi daripada yang effort sendiri" tambahnya.

Pendapat serupa dilontarkan Gilang Mohi (19). Bagi Gilang, fenomena ini jadi lumrah karena ketidakpedulian dosen terhadap tugas mahasiswa.

"Dosen kan kadang-kadang tidak memerhatikan tugas mahasiswa, jadi mahasiswa banyak menggunakan joki," ujar Gilang.

Baca juga: Mahasiswa Gorontalo Sering Sewa Joki Tugas, Dosen UNG: Daya Kritisnya Akan Berkurang

Pandangan dosen UNG

Gita Juniarti, Dosen Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo, merasa kecewa terhadap mahasiswa yang menggunakan jasa joki tugas.

Menurutnya, jika niatnya menolong sesama mahasiswa, harusnya tidak berbayar.

Ia menyebut fenomena tersebut sebagai kapitalisasi pengetahuan dan bisa merusak tujuan kampus sebenarnya.

Pasalnya, mahasiswa dituntut bisa mengerjakan tugas-tugas secara mandiri.

Jasa joki dinilai bisa melemahkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir.

"Kalau mereka sudah gunakan joki, berarti mereka tidak membaca. Dari situ daya kritisnya akan berkurang," kata Gita saat ditemui TribunGorontalo.com, Jumat (09/2/2024).

Ia menambahkan, para dosen sejatinya tahu mana tugas yang dikerjakan sendiri oleh mahasiswa itu atau bukan.

Gita meminta para mahasiswa lebih mengutamakan diskusi bersama teman atau dosen ketimbang menyewa joki tugas.

 

(TribunGorontalo.com/ Fernandes Sialagan)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved