Human Interest Story
Jualan Mie Ayam Murah, Mas Eko Gorontalo Kantongi Omzet Rp 36 Juta per Bulan
Sebagai informasi, lapak Mie Ayam Eko berada di Jalan Raja Eyato, Kelurahan Molosipat W, Kota Barat Gorontalo.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jauh-jauh dari Solo, Jawa Tengah, Eko memilih jualan Mie Ayam di Gorontalo.
Setidaknya, pekerjaan ini sudah ia geluti sejak 2018.
Begitu tiba di Gorontalo, hal yang ia pikirkan adalah jualan Mie Ayam.
"Saya jualan pangsit dari 2018 sampai sekarang," ujar Eko kepada TribunGorontalo.com, Jumat (9/2/2024).
Kini lima tahun berjalan, Mie Ayam milik Eko, laris manis.
Baca juga: FOTO Objek Wisata Bukit Arang Bone Bolango Gorontalo
Sebagai informasi, lapak Mie Ayam Eko berada di Jalan Raja Eyato, Kelurahan Molosipat W, Kota Barat Gorontalo.
"Dari awal jualan sampai sekarang selalu laku bahkan bisa terjual sampai 120 porsi," katanya.
Setiap hari, Eko mampu menjual sebanyak 120 porsi. Jika dikalikan Rp 10 ribu per porsi, omsetnya Rp 1.200.000 per hari.
Jika dalam sebulan ia jualan setiap hari tanpa libur, dengan penjualan konsisten di angka 120 porsi, omsetnya bisa capai Rp36 juta.
Rahasia Mie Ayam mas Eko laris manis lantaran harga murah. Jarang ada Mie Ayam di Gorontalo dengan harga Rp10 ribu per porsi.
Baca juga: Ratusan Warga Pohuwato Terima Bantuan PKH di Kantor Pos Marisa
"Penjual lain udah naikin harga mie sampai Rp15 ribu per porsinya, saya ngga mau (tidak mau),” kata Eko.
Menurutnya, ada risiko pelangganya tidak mampu menjangkau harga yang ia patok jika dinaikan.
Karena itu, harganya tetap dipastikan di angka Rp10 ribu, di tengah gempuran kenaikan harga bahan pokok.
"Setiap hari pasti kebutuhan sembako (sembilan bahan pokok) naik turun tapi untuk menyenangkan konsumen saya tetap kasih harga tetap," ungkapnya.
Pria kelahiran Solo itu mempunyai seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar di Solo, Jawa Tengah.
Baca juga: Truk Pengangkut Bahan Bangunan Tersangkut di Got Jl Kalimantan Gorontalo
Ia mengatakan, sebagai seorang perantau harus tetap menafkahi keluarga.
"Istri dan anak saya di Solo. Walaupun jauh dari mereka saya harus tetap menafkahi kehidupan mereka," ujarnya. (*)
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|
| Tips Kuat Puasa saat Bekerja ala Kasmat dan Sasmita, Pegawai Minimarket Gorontalo |
|
|---|
| Sejak 1985, Ridwan Baat Setia Jual Balon Karakter di Kota Gorontalo, Terbukti Mampu Sekolahkan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-mas-Eko-penjual-mie-ayam-di-Gorontalo-Ia-berasal-dari-Solo-Jawa-Tengah.jpg)