Senin, 9 Maret 2026

Imlek Gorontalo

Viral Aksi Mahasiswa TikTok-an di Kelenteng Gorontalo, Penjaga Kena Teguran Keras

Penjaga klenteng, Jesi Yusuf (42) mengaku mendapat teguran keras dari pengurus klenteng.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral Aksi Mahasiswa TikTok-an di Kelenteng Gorontalo, Penjaga Kena Teguran Keras
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
Jesi Yusuf (42) ditemui di Kelenteng Tulus Harapan Kita, Gorontalo, Kamis (8/2/2024). 

Desi dan suaminya saat ini bekerja di kelenteng Tulus Harapan Kita, terhitung sejak covid di tahun 2019.

"Saya menggantikan petugas piket sebelumnya yang dari Bali," ujarnya. 

Lima tahun bekerja di kelenteng, Desi mengaku ada sedih senangnya. 

"Apalagi kalau ada upacara atau sembahyang, itu pasti banyak yang harus dipersiapkan. Namun tetap bersyukur, sebab dari sini saya bisa menghidupi empat anak saya," tutupnya.

Kelenteng Tulus Harapan Kita

Kelenteng Tulus Harapan Kita atau juga disebut Kelenteng Thian Hou Kiong. Posisinya strategis, berada di bibir Sungai Bolango yang mengalir dari wilayah Tapa, Bone Bolango. 

Kelenteng ini dibangun sejak tahun 1827 oleh para imigran China. Rata-rata mereka berasal dari Hokkian dan Kanton. 

Kelenteng berdiri di tengah pertokoan milik para warga Tionghoa atau China. Wilayah Kelurahan Biawao ini memang lebih banyak ditinggali orang-orang keturunan etnis Tionghoa. 

Seorang keturunan Tionghoa yang sudah sepuh bernama Maryam Lamadilaw (75) mengungkapkan, bahwa pembangunan Kelenteng Tulus Harapan Kita adalah ide para leluhurnya. 

Dulu, para leluhurnya itu kerap menghabiskan waktu di bibir Sungai Bolango. Percakapannya soal pekerjaan dagang mereka. 

Suatu hari, mereka kemudian mulai membahas tempat yang nyaman untuk beribadah. Dari hasil kongko-kongko di bibir sungai itulah, lantas para imigran Tionghoa saat itu membangun Kelenteng.

Tidak mudah untuk para imigran itu membangun kelenteng. Mereka membangunnya perlahan dengan mengumpulkan uang dari sesama etnis Tionghoa. 

“Setiap malam, leluhur kami berkumpul di tepi Sungai Bolango. Mereka membincangkan kehidupan sehari-hari, termasuk kebutuhan untuk beribadah,” kata Maryam.

Kini, jika dihitung usia Kelenteng Tulus Harapan Kita telah berusia 196 tahun di 2023 ini. Meski di usia yang nyaris 200 tahun itu, Kelenteng Tulus Harapan Kita masih kokoh berdiri. 

Jadi Tempat Ibadah Tiga Kepercayaan

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved