Kamis, 5 Maret 2026

Imlek Gorontalo

Viral Aksi Mahasiswa TikTok-an di Kelenteng Gorontalo, Penjaga Kena Teguran Keras

Penjaga klenteng, Jesi Yusuf (42) mengaku mendapat teguran keras dari pengurus klenteng.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral Aksi Mahasiswa TikTok-an di Kelenteng Gorontalo, Penjaga Kena Teguran Keras
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
Jesi Yusuf (42) ditemui di Kelenteng Tulus Harapan Kita, Gorontalo, Kamis (8/2/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Imbas dari aksi oknum mahasiswa yang asyik TikTok-an di kelenteng Tulus Harapan Kita, Gorontalo beberapa tahun lalu, kini berbuntut panjang.

Penjaga kelenteng, Desi Yusuf (42) mengaku mendapat teguran keras dari pengurus kelenteng.

Saat ditemui, Desi tengah membuat kue di belakang kelenteng. 

Baca juga: Jeruk Mandarin Ponkam jadi Buah Favorit saat Imlek, Segini Harganya di Kota Gorontalo

Setelah melihat kedatangan TribunGorontalo.com, ia pun bergegas datang dengan suaminya.

"Ya ada perlu apa?," tanya Desi kepada TribunGorontalo.com, Kamis (8/2/2024).

Setelah menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan, Desi pun mengerti dan bersedia diwawancarai.

"Kalau untuk persiapan imlek saya tidak bisa komentari, karena itu kewenangnya pengurus," jelasnya.

"Dan tolong jangan sembarang ambil gambar ya, mohon sekali," tukasnya.

Bukan tanpa alasan, Desi mengungkapkan jika ia sempat dimarahi dan mendapat teguran keras dari pengurus kelenteng, gegera insiden yang terjadi beberapa tahun lalu. 

"Dulu saya sempat kasih izin, karena mereka ngakunya mahasiswa yang dapat tugas kuliah," ungkap Desi. 

Desi tak bisa melakukan pemantauan secara langsung, sebab saat itu ia tengah disebukan dengan suatu pekerjaan lain di kelenteng. 

Ia merasa tidak begitu khawatir, sebab yang diberi izin adalah mahasiswa yang notebenenya untuk keperluan kuliah. 

Namun anggapan itu berubah setelah ia dimarahi oleh pengurus kelenteng. 

Pasalnya mahasiswa yang sebelumnya diberi izin, malah tiktokan di sekitar kelenteng. 

"Dan itu pelanggaran fatal sekali, sehingga saat ini, apa-apa harus ada izin dari pengurus, termasuk media yang mau liput," jelasnya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved