Otomotif

Tips Perawatan Sepeda Motor Ala Mekanik Fortuner Motor Gorontalo

Kebetulan, pria berusia 27 tahun itu, sudah bekerja 6 tahun sebagai mekanik Fortuner sepeda motor, bengkel sepeda motor di Jalan Nani Wartabone.

Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Andika Machmud
Ilustrasi sepeda motor 

TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO – Verdiansyah Mole bagi tips perawatan sepeda motor.

Kebetulan, pria berusia 27 tahun itu, sudah bekerja 6 tahun sebagai mekanik Fortuner sepeda motor, bengkel sepeda motor di Jalan Nani Wartabone, Limba U 1, Kota Tengah Gorontalo.

Menurutnya, sepeda motor perlu diganti oli jika sudah menempuh jarak 2 ribu kilometer (km).
Namun, jika dalam waktu satu bulan belum mencapai angka itu, tetap harus diganti.

Sebab, sepeda motor berisiko mengalami kerusakan mesin jika olinya terlambat diganti.
Verdi menuturkan, paling banyak sepeda motor yang ia tangani di bengkel tersebut berjenis matic.

Namun, soal perawatan oli, mestinya sama dengan sepeda motor yang non matic.
Sebab, perbedaan keduanya ini hanya terletak pada rantai dan gir.

“Untuk sepeda motor non matic, ada tambahan lain yaitu seperti rantai sepeda motor, gir, dan oli. Itu bahaya kalau tidak diperhatikan,” ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (05/2/2024).

Oli kata Verdi, adalah hal yang paling penting diperhatikan oleh pengendara.

Sebab, cairan pelumas mesin ini biasanya akan mengalami penurunan kualitas jika tak diganti.

Apalagi jika dalam waktu yang lama, biasanya cairan ini akan mengering. Risikonya, akan merusak komponen dalam mesin.

Proses penggantian oli setiap bulan sebetulnya masuk dalam kategori service ringan. Namun kerusakan akibat tidak mengganti oli, masuk kategori sevice besar.

Biasanya, biayanya akan membengkak. Perbedaanya berkisar ratusan ribu antara service kecil dan besar.

Meski sepeda motor tidak digunakan, menurut Verdi waktu yang ditoleransi adalah 3 bulan.

"Oli perlu diganti, meskipun sepeda motor tidak dipakai. Jarak waktu 3 bulan dapat dilakukan pembersihan oli dulu di sepeda motor," ungkapnya.

Baca juga: Pengidap Diabetes Harus Tahu, 5 Olahraga Ini Efektif Stabilkan Gula Darah

Selain oli, hal yang biasanya luput dari perhatian pengendara sepeda motor adalah kampas rem.
Ini merupakan komponen yang biasanya membantu pengereman sepeda motor.

Bisa dibayangkan jika komponen vital ini tidak diperhatian. sepeda motor bisa saja meluncur tanpa bisa dikurangi kecepatan.

Berikut tips perawatan sepeda motor yang dirangkum dari penjelasan Verdi:

-Panaskan sepeda motor sehari sekali, atau ketika ingin berkendara. sepeda motor matic biasanya harus dipanaskan dulu, sebab utamanya keadaan itu akan membuat oli sepeda motor matic melumasi bagian-bagian sepeda motor dengan sempurna, sehingga mesin akan lebih awet.

-Mengganti oli secara rutin. Oli merupakan bagian penting agar sepeda motor tetap optimal. Verdi menyarankan agar mengganti oli sesuai dengan merk yang direkomendasikan dan menghindari gonta-ganti oli setiap saat karena akan mengakibatkan masalah pada sepeda motor.

- Mengecek Aki setiap sepeda motor menginjak satu tahun. Aki biasanya akan bertahan lama, namun jangka waktu tersebut tergantung dari pemakaian sepeda motor. Verdi menjelaskan bahwa Aki wajib untuk diperiksa satu tahun satu kali untuk pengendara yang hanya mengendarai sepeda motornya 10-20km perhari.

- Van Belt. Van belt atau roller adalah bagian dari sepeda motor matic yang brfungsi untuk mengantarkan daya mesin. Bagian ini akan rentan terkena debu atau kotoran, sehingga perlu untuk dilakukan pengecekan berkala, apalagi yang ingin bepergian jauh.

- Shockbreaker. Peredam hentakan sepeda motor berfungsi untuk menjaga mesin dan pengendara stabil ketika akan melewati jalanan berlubang. Ia menuturkan bahwa cara melihatnya ketika bermasalah cukup dengan memperhatikan keras tidaknya hentakan dengan setingan sepeda motor atau adanya oli yang tumpah pada shockbreaker.

- Menggunakan bahan bakar yang tepat. Bahan bakar ada berbagai jenis dan bisa untuk semua sepeda motor, namun Verdi berpendapat agar baiknya tidak menggonta-ganti juga campuran bahan bakar.

- Mengendarai sepeda motor dengan stabil. Jangan mengendarai sepeda motor dengan ugal-ugalan karena akan mengakibatkan sepeda motor kehilangan daya, dan akan cepat kehabisan bahan bakar.

- Lakukan service berkala sesuai jadwal. Service rutin bermanfaat agar pengendara tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak ketika sepeda motor sudah rusak parah akibat tidak pernah dirawat.

“semua tergantung pengendara, jika memang ingin merawat sepeda motornya, coba untuk rutin dirawat, bahkan hal sederhana seperti memandikan sepeda motor itu penting,” tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved