Rabu, 11 Maret 2026

Human Interest Story

Perjalanan Hidup Penuh Perjuangan Arif Lamase, dari Merantau Tanpa Rumah hingga Menjadi Inspirasi

Kisah Arif adalah bukti bahwa hidup tidak selalu tentang memiliki segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita menghargai setiap langkah

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Perjalanan Hidup Penuh Perjuangan Arif Lamase, dari Merantau Tanpa Rumah hingga Menjadi Inspirasi
TribunGorontalo/Rahman Halid
Arif Lamase saat di kediamannya, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Pohuwato, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kisah inspiratif datang dari Arif Lamase (56), seorang pria asal Kabupaten Boalemo yang merantau ke Pohuwato pada tahun 2014.

Ia memilih Desa Palopo, Kecamatan Marisa, sebagai tempat tinggalnya. Perjalanan hidup Arif penuh dengan perjuangan.

Ia harus hidup tanpa rumah selama satu dekade dan mengandalkan penjualan sayur labu air sebagai mata pencaharian.

Arif lahir dan besar di Boalemo. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana, namun memiliki semangat tinggi untuk meraih mimpi.

Pada tahun 2014, ia memutuskan merantau ke Pohuwato bersama keluarga untuk mencari peluang hidup yang lebih baik.

Sesampainya di Pohuwato, Arif memilih tinggal di Desa Palopo. Namun, ia dihadapkan pada kenyataan pahit. Ia tidak memiliki rumah dan harus hidup berpindah-pindah.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Arif memilih berjualan sayur labu air. Sayuran ini, meskipun kaya akan nutrisi, tidak umum dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.

Meskipun hidup tanpa rumah dan berjualan sayur yang tidak populer, Arif tidak pernah menyerah. Ia terus bekerja keras dengan tekad dan semangat yang tinggi.

Arif tidak hanya fokus berjualan sayur. Ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan gotong-royong di Desa Palopo. Kegigihan dan semangatnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di sekitarnya.

Kisah hidup Arif memberikan banyak pelajaran berharga. Ia menunjukkan bahwa kesulitan hidup bukanlah akhir dari segalanya. Dengan tekad, kerja keras, dan keteguhan hati, mimpi dapat diraih.

Meskipun masih menghadapi keterbatasan, Arif tidak pernah melupakan asal-usulnya. Ia berharap dapat kembali ke Boalemo dan membantu membangun daerahnya.

Kisah Arif adalah bukti bahwa hidup tidak selalu tentang memiliki segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita menghargai setiap langkah dan perjuangan dalam hidup.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved