Human Interest Story
Perjalanan Hidup Penuh Perjuangan Arif Lamase, dari Merantau Tanpa Rumah hingga Menjadi Inspirasi
Kisah Arif adalah bukti bahwa hidup tidak selalu tentang memiliki segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita menghargai setiap langkah
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Arif-Lamase-saat-di-kediamannya-Desa-Palopo-Kecamatan-Marisa-Pohuwato-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kisah inspiratif datang dari Arif Lamase (56), seorang pria asal Kabupaten Boalemo yang merantau ke Pohuwato pada tahun 2014.
Ia memilih Desa Palopo, Kecamatan Marisa, sebagai tempat tinggalnya. Perjalanan hidup Arif penuh dengan perjuangan.
Ia harus hidup tanpa rumah selama satu dekade dan mengandalkan penjualan sayur labu air sebagai mata pencaharian.
Arif lahir dan besar di Boalemo. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana, namun memiliki semangat tinggi untuk meraih mimpi.
Pada tahun 2014, ia memutuskan merantau ke Pohuwato bersama keluarga untuk mencari peluang hidup yang lebih baik.
Sesampainya di Pohuwato, Arif memilih tinggal di Desa Palopo. Namun, ia dihadapkan pada kenyataan pahit. Ia tidak memiliki rumah dan harus hidup berpindah-pindah.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Arif memilih berjualan sayur labu air. Sayuran ini, meskipun kaya akan nutrisi, tidak umum dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.
Meskipun hidup tanpa rumah dan berjualan sayur yang tidak populer, Arif tidak pernah menyerah. Ia terus bekerja keras dengan tekad dan semangat yang tinggi.
Arif tidak hanya fokus berjualan sayur. Ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan gotong-royong di Desa Palopo. Kegigihan dan semangatnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di sekitarnya.
Kisah hidup Arif memberikan banyak pelajaran berharga. Ia menunjukkan bahwa kesulitan hidup bukanlah akhir dari segalanya. Dengan tekad, kerja keras, dan keteguhan hati, mimpi dapat diraih.
Meskipun masih menghadapi keterbatasan, Arif tidak pernah melupakan asal-usulnya. Ia berharap dapat kembali ke Boalemo dan membantu membangun daerahnya.
Kisah Arif adalah bukti bahwa hidup tidak selalu tentang memiliki segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita menghargai setiap langkah dan perjuangan dalam hidup.(*)
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|