Senin, 9 Maret 2026

Kepemilikan Senjata Api

BREAKING NEWS Polda Gorontalo Hentikan Kasus Kepemilikan Senjata Api 

Gorontalo-- Polda Gorontalo saat ini telah menghentikan penanganan kasus kepemilikan senjata api (senpi),  milik Abdul Karim Tidaje (AKT). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS Polda Gorontalo Hentikan Kasus Kepemilikan Senjata Api 
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Kaur Penum Polda Gorontalo Kompol Heny Rahayu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Polda Gorontalo menghentikan penanganan kasus kepemilikan senjata api (senpi),  milik Abdul Karim Tidaje (AKT). 

"Kasus itu telah di SP3 kan oleh Ditreskrimum," ujar Kaur Penum Polda Gorontalo Kompol Heny Rahayu, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Kamis (25/1/2024).

"Hal itu mengacu pada Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951 dan Perpol No. 1 Tahun 2002," tambahnya. 

Setelah melalui sejumlah perkembangan, kasus yang dilaporkan oleh istri AKT, Serlin Djafar itu, terpaksa dihentikan. 

Bukan tanpa alasan, menurut keterangannya, Heny menjelaskan bahwa senjata yang diduga senpi itu, adalah senjata jenis airsoft gun yang digunakan untuk kepentingan olahraga menembak. 

"Itu berdasarkan hasil uji lab dan pemeriksaan dari brimob," timpalnya. 

AKT sendiri telah mengantongi izin dan memiliki komunitas/klub menembak di Manado, Sulawesi Utara. 

Berdasarkan hasil olah TKP sebelumnya, senjata itu juga diketahui tersimpan rapi dibawa lemari, dimana barang tersebut tidak sedang digunakan AKT.

"Meski demikian, senjata itu tetap kita amankan," terang Heny.

Hal itu kata Heny, guna tindak lanjut dikemudian hari, jika ditemukan adanya fakta-fakta baru."Jadi masih ada kemungkinan kasus ini akan dibuka kembali," tutupnya.

Dilaporkan Istri

Sebelumnya, Serlin (57) melaporkan suaminya sendiri ke Polda Gorontalo atas kepemilikan senjata api yang diduga ilegal.

Serlin mengatakan jika senjata api itu pernah digunakan oleh suaminya Abdul Karim Tudaje untuk menembak dirinya.

Saat itu setelah selesai sholat subuh di Kelurahan Bugis, Kelurahan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Serlin terkejut dengan suara longsongan peluru yang hampir mengenai punggungnya.

"Saat itu dia mungkin lagi stres atau apa, sehingga itu (senjata) ditembakkan ke saya," kata Serlin kepada TribunGorontalo.com, Kamis (16/11/2023).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved