Hari Patriotik Gorontalo

Nelson dan Hendra 'Mesra' di Upacara Hari Patriotik Gorontalo, Nampak Saling Lempar Senyum

Seakan melupakan kejadian pada Desember 2023 lalu, Hendra dan Nelson nampak hangat kembali pasca apel akbar Hari Patriotik Gorontalo di Gelanggang 23

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Neslon Pomalingo dan Hendra Hemeto akur, sama-sama cek kendaraan dinas, Selasa (23/1/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Hendra Hemeto terlihat akur di upacara Hari Patriotik Gorontalo, Selasa (23/1/2024). 

Seakan melupakan kejadian pada Desember 2023 lalu, Hendra dan Nelson nampak hangat kembali pasca apel akbar Hari Patriotik Gorontalo di Gelanggang 23 Januari Telaga.

Dalam beberapa momen bahkan terlihat keduanya saling melempar tawa dan candaan.

Kedekatan keduanya juga didukung oleh satuan dan beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Gorontalo. 

Diketahui, usai melaksanakan seremoni upacara peringatan ke-82 Hari Patriotik Gorontalo, Neslon dan Hendra turun pengecekan kendaraan dinas.  

Baik Hendra maupun Nelson keduanya konsisten mengambangi satu per satu kendaraan plat merah tersebut di bawah terik matahari.

Baca juga: Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Sesali Dugaan Korupsi Dana PEN di Kabupaten Gorontalo

Keduanya berjalan berdampingan, juga berkomunikasi terkait pengecekan itu. Mimik wajah keduanya tampak akur. 

Sebelumnya Nelson dan Hendra terlibat adu mulut saat pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kamis (14/12/2023).

Adu mulut tersebut terjadi saat Hendra Hemeto tiba-tiba menginterupsi proses pelantikan.

Hendra meminta agar pelantikan ditunda karena tidak ada koordinasi dengan dirinya sebagai Wakil Bupati.

"Apa ini hanya pemerintahan Nelson? Selama ini saya hanya diam. Hargai saya," kata Hendra.

Nelson Pomalingo yang memimpin proses pelantikan pun tampak mengonfirmasi tudingan itu. Dia membantah tuduhan Hendra.

Selain itu, Neslon juga memperingati apa yang dilakukan oleh Hendra tidak tepat. Bupati dua periode itu menyinggung soal etika pimpinan.

"Saya tahu (etika pimpinan) pak bupati. Tidak perlu diajarkan," tegas Hendra di depan Nelson. 

Peristiwa adu mulut ini sontak membuat heboh masyarakat Gorontalo. Banyak yang menyayangkan terjadinya perselisihan antara dua pimpinan daerah ini.

Penyebab perselisihan antara Nelson Pomalingo dan Hendra Hemeto diduga karena adanya perbedaan pendapat dalam pengelolaan pemerintahan Kabupaten Gorontalo.

Hendra Hemeto selama ini merasa diabaikan oleh Nelson Pomalingo. Dia merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan penting di pemerintahan.

Peristiwa adu mulut ini menjadi puncak dari perselisihan yang sudah lama terjadi. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved