Berita Ekonomi
Tambak Pohuwato Gorontalo Produksi 10 Ribu Ton Bandeng per Tahun, Ditargetkan Ekspor ke Luar Negeri
Tambak ikan bandeng di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo memproduksi 10 ribu ton bandeng per tahun.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-ikan-bandeng.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Tambak ikan bandeng di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo memproduksi 10 ribu ton bandeng per tahun.
Hal itu disampaikan langsung oleh Analisis Aquakultur, Dinas Perikanan Kabupaten Pohuwato, Dina Ramdani Kasiati.
Saat ini luas tambak bandeng di Kabupaten Pohuwato mencapai 3.100 Ha.
"10 ribu ton ikan bandeng yang kita hasilkan dalam satu tahun. Tapi itu sifatnya fluktuatif. Hanya saja besarannya meningkat tiap tahun sebanyak 10 persen," kata Dina kepada TribunGorontalo.com, Jumat (19/1/2024)
Komoditas ikan bandeng disebut masuk ke tiga pabrik besar di Makassar, Palu, dan Manado.
Mereka pun ingin merambah ke pabrik-pabrik luar negeri di tahun-tahun akan datang.
"Niatnya ke depan akan masuk ke pabrik luar negeri," ujarnya.
Ia mengklaim Kabupaten Pohuwato saat ini masih jadi eksportir terbesar ikan bandeng di Provinsi Gorontalo.
"Luasan lahan tambak terbesar hanya di Kabupaten Pohuwato. Ada juga di Kabupaten lainya, seperti Boalemo, tapi tidak seluas di Kabupaten Pohuwato," tandasnya.
Baca juga: Sepatu Second Branded jadi Favorit Kawula Muda Gorontalo, Merek Jordan dan Dior Paling Laris
Di tempat berbeda,Hasan Basri (56), penjual ikan bandeng di Kabupaten Pohuwato menyampaikan, saat ini masyarakat Provinsi Gorontalo khususnya Kabupaten Pohuwato sudah mulai suka ikan Bandeng.
Hal itu dibuktikan dari hasil jualan ikan Bandeng miliknya yang selalu habis dibeli oleh pengepul di Pohuwato, Boalemo dan Kota Gorontalo.
"Sudah mulai terbiasa. Bahkan ada yang sering nelfon saya untuk diantar langsung di Rumahnya, di blok plan perkantoran Marisa, saking doyannya," tuturnya.
Ia berharap penjual ikan Bandeng bisa lebih banyak mendapatkan banyak pembeli dan pengepul di Provinsi Gorontalo.
"Karena sudah banyak yang doyan, keyakinan saya, kita akan dapat banyak pelanggan dan pembeli baik pengepul dan ibu rumah tangga," tutupnya.