Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo
Inilah Nama-nama Tersangka Kasus Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo
Lima tersangka kasus kematian mahasiswa IAIN Gorontalo kini mendekam di Mapolres Bone Bolango sejak Kamis (18/1/2024) kemarin.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Lima tersangka kasus kematian mahasiswa IAIN Gorontalo kini mendekam di Mapolres Bone Bolango sejak Kamis (18/1/2024) kemarin.
Setelah didata oleh Unit 1 Tidpidum Reskrim Polres Bone Bolango, kelima tersangka akhirnya ditahan.
Hal itu dibenarkan Kasatreskrim Polres Bone Bolango Iptu Ahmad Fahri, saat dikonfirmasi oleh TribunGorontalo.com, Jumat (19/1/2024).
Kelima tersangka kasus kematian Hasan Putro Marjono adalah Muh Ilyas Husain (MH), Adnan Sango (AS), Sukril Nurjal (SN), Mohammad Paputungan (MP) dan Wiranto Panana (WP).
Mereka merupakan mahasiswa jurusan hukum keluarga islam (HKI) Fakultas Syariah, IAIN Sultan Amai Gorontalo.
"Semuanya mahasiswa, dan bila nanti ada perkembangan lain, nanti kami sampaikan," tutupnya.
Sebelumnya, meski telah jadi tersangka dalam kasus kematian mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo, lima panitia pengaderan itu tak langsung ditahan.
Saat dihubungi TribunGorontalo.com pada Kamis (11/1/2024), Iptu Ahmad Fahri, Kasat Reskrim Polres Bone Bolango menjelaskan para tersangka kooperatif selama pemeriksaan.
"Dengan alasan itu, kami belum melakukan penahanan," kata kasat reskrim yang baru menjabat selama satu minggu tersebut.
Meski begitu kata dia, pihaknya saat ini terus merampungkan berkasnya. Informasi terakhir, pihaknya sudah menyurati Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango.
Penahanan baru bisa dilakukan jika sudah ada petunjuk langsung dari Kejari Bone Bolango.
"Sembari menunggu itu, kami juga saat ini tengah melakukan pemberkasan," katanya.
Baca juga: Warga Boliyohuto Geruduk Polres Bone Bolango Buntut Kasus Kematian Mahasiswa IAIN Gorontalo
Keluarga korban merasa puas
Kakak korban, Mohammad Apriansyah, mengaku keluarganya puas atas penahanan tersangka kasus kematian adiknya, Hasan Saputro Marjono.
"Kami sangat puas, dan kami berterima kasih ke Kapolres yang telah menjamin penuntasan kasus ini," ucap Apriansyah kepada TribunGorontalo.com, Kamis (18/1/2024).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tersangka-kasus-kematian-mahasiswa-IAIN-Gorontalo-sementara-mendekam-di-Mapolres-Bone-Bolango.jpg)