Human Interest Story
Cerita Ansar Hilipo, Sosok Nelayan Gorontalo yang Pernah jadi Kapten Kapal
Ansar Hilipo (53) merupakan nelayan asal Desa Biluango Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Ansar Hilipo (53) merupakan nelayan asal Desa Biluango Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango.
Ansar menjadi nelayan semenjak usia belasan tahun karena rumahnya di pesisir pantai.
Ansar bercerita pernah menjadi kapten kapal ikan. Namun beberapa bulan lalu kapalnya sudah tidak beroperasi.
Ia pun tetap melaut tapi hanya menggunakan perahu.
Menurutnya, saat ini ia bersyukur mendapat hasil sendiri karena sebelumnya bekerja di tempat orang lain.
Namun, kekurangan bekerja sendiri membuat pola tidurnya tidak teratur.
“Sore berangkat, terus pulang pagi. Nanti siang baru bisa tidur tapi sebentar,” tutur Ansar kepada TribunGorontalo.com, Jumat (19/1/2024).
Baca juga: Sepatu Second Branded jadi Favorit Kawula Muda Gorontalo, Merek Jordan dan Dior Paling Laris
Kendati Ansar memiliki waktu tidur sedikit, pendapatannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam sehari Ansar mampu menangkap ikan hingga dua ember. Hasil tangkapannya langsung dijual ke pelelangan.
Berkat pengalamannya menjadi kapten kapal ikan, Ansar telah bisa menebak kondisi cuaca di laut.
Ia bisa menentukan kapan waktu terbaik untuk turun melaut
Ansar mengaku mendapat kapal hadiah dari dana hibah desa senilai Rp20 juta lebih.
Kapal itulah yang membantunya meraup banyak ikan.
“Ini perahu yang biru dari desa, dengan mesin dia udah 20 jutaan” ungkapnya.
Ansar berharap ke depan ia memiliki kehidupan yang lebih baik lagi dengan menjadi nelayan yang lebih tekun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ansar-Hilipo-nelayan-Gorontalo.jpg)