Info Penting
Gorontalo Butuh 100 Guru Seni Budaya dan Bimbingan Konseling, PPPK Bakal Dibuka Besar-besaran
Provinsi Gorontalo saat ini membutuhkan setidaknya 100 guru mata pelajaran Seni Budaya dan Bimbingan Konseling.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Provinsi Gorontalo saat ini membutuhkan setidaknya 100 guru mata pelajaran Seni Budaya dan Bimbingan Konseling.
Hal itu diungkapkan Siti Lahidjun, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidik (GTK) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo.
"Kita masih kekurangan guru dengan dua mata pelajaran itu," kata Siti kepada TribunGorontalo.com, Selasa (16/1/2024).
Kekurangan guru Seni Budaya dan Bimbingan konseling ini disebut lebih banyak pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.
Oleh sebab itu, untuk mengisi kekosongan itu, pemerintah saat ini gencar mencari guru-guru honorer untuk diangkat jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Adapun guru-guru Seni Budaya dan Bimbingan Konseling sekarang yang tengah bertugas kebanyakan bukan guru lulusan dari jurusan tersebut.
"Kita berdayakan mereka yang mungkin pada saat kuliah suka menari, menyanyi. Itu yang kita pakai saat ini," lanjutnya.
Baca juga: Jeritan Petani Cabai Pilohayanga Gorontalo, Tak Ada Irigasi dan Hanya Bergantung Air Hujan
Selain itu, lulusan pendidikan Sekolah Luar Biasa juga sangat dibutuhkan di Provinsi Gorontalo.
Hal ini telah dikoordinasikan bersama beberapa perguruan tinggi Provinsi Gorontalo yang memiliki jurusan Pendidikan Luar Biasa.
Ini tentu menjadi angin segar bagi para guru honorer di Gorontalo. Tercatat, tenaga honorer di Provinsi Gorontalo untuk jenjang SMA sederajat berkisar di angka 1800-an.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1212023_Seleksi-Administrasi-PPPK.jpg)