Berita Kota Gorontalo
Ada 5 Instalasi Pengolahan Air Minum di Kota Gorontalo, Total Kapasitas 558 Liter per Detik
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo memiliki lima instalasi pengolahan air minum.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/06102022_IPA-Perumda-001.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo memiliki lima instalasi pengolahan air minum.
Air yang bersumber dari Sungai Bone dan Sungai Bolango ini selalu dicek kualitasnya.
Kelima instalasi itu tersebar di beberapa lokasi.
Pertama berada di Desa Tanggilingo dengan kapasitas air 280 liter/detik.
Kedua terletak di Kelurahan Botu. Sumber air bersih ini terbagi dua instalasi yakni instalasi 20 liter/detik dan ada juga yang 150 liter/detik.
Selanjutnya instalasi di Pilolodaa dengan kapasitas air 10 liter/detik.
Lalu intalasi di Bulota dengan kapasitas 20 liter dan 50 liter.
Ada pula instalasi di Kelurahan Dungingi dengan kapasitas air 20 liter/detik.
Menurut Lucky Paudi, Direktur Perumda Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo, di Kecamatan Dungingi terdapat dua instalasi.
"Yang satunya belum selesai tapi sudah dikerjakan, itu instalasi dengan kapasitas 50 liter/detik," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Senin, (8/1/2023).
Sehingga total kapasitas pengolahan air yang berada di lima instalasi di Kota Gorontalo saat ini sejumlah 508 liter/detik.
Jika instalasi pengolahan air di Kecamatan Dungingi telah selesai akan berkapasitas sejumlah 558 liter/detik.
Semua sumber air itu untuk memastikan kebutuhan masyarakat elama musim kemarau maupun musim penghujan.
"Alhamdulillah selama musim kemarau kemarin tidak ada pengaduan maupun pengumuman pemberhentian air kepada masyarakat," ucap Lucky.
Perumda Air Minum Muara Tirta Kota Gorontalo menyalurkan air melalui fasilitas seperti mesin-mesin Genset pompa centrifugal dan submersible, serta bahan kimia mesin yang berukuran kecil dan besar dengan memanfaatkan daya listrik PLN dan panel-panel listrik.