Berita Kota Gorontalo
Polisi Tingkatkan Patroli ke Kantor KPU Hingga Posko Terpadu
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombespol Ade Permana melalui Kapolsek Kota Barat, Iptu Eldo Rawung mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakan patroli itu untuk
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Polsek-Kota-Barat-saat-6666.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Menjelang perayaan tahun baru dan pemilu 2024, kepolisian terus meningkatkan pengamanan Kamtibmas dengan patroli ke kantor KPU hingga Posko terpadu di Kota Gorontalo
Peningkatan keamanan itu untuk memastikan situasi yang kondusif, terutama permasalahan Kamtibmas menjelang perayaan tahun baru dan Pemilu 2024.
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombespol Ade Permana melalui Kapolsek Kota Barat, Iptu Eldo Rawung mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakan patroli itu untuk memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Kota Barat dalam keadaan aman dan kondusif.
Adapun patroli yang dilakukan dengan menyisir daerah yang dianggap rawan gangguan kamtibmas atau tindak kejahatan.
"Yang kami lakukan patroli itu di Kantor KPU Kota Gorontalo, Kantor PPK, Bawaslu Kecamatan, dan posko terpadu Ops Lilin Otanaha 2023," ungkap Iptu Eldo.
Selain itu, patroli itu bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat agar ikut berperan dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kecamatan Kota Barat, Gorontalo.
Sementara, menurut Eldo, peran serta masyarakat dan kerja sama semua pihak sangatlah penting untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya.
Sebab, masyarakat yang akan lebih tahu terlebih dahulu, jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
Dengan begitu, masyarakat bisa melaporkan langsung ke aparat kepolisian ataupun perangkat kelurahan, jika terjadi situasi Kamtibmas di wilayahnya.
"Dengan adanya peran masyarakat itu, situasi Kamtibmas di wilayah Kecamatan Kota Barat akan tetap terjaga dan lebih kondusif," pungkasnya.
1.200 Personel Polda Gorontalo Akan Diturunkan Amankan Pemilu 2024
Sebanyak 1.200 personel kepolisian akan diturunkan untuk mengamankan pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Jumlah tersebut 1/3 dari keseluruhan anggota Polda Gorontalo.
Kapolda Gorontalo Angesta Romano Yoyol mengatakan polri yang bertugas nantinya sekira 1.200-an personel dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah.
"Dari 1.200 personel tidak menutup kemungkinan itu akan bertambah," ujarnya. Kamis (23/11/2023).
1.200 personel ini yang nantinya akan disebar diseluruh wilayah di Provinsi Gorontalo termasuk Pinogu, Kabupaten Bone Bolang dan Ponelo, Kabupaten Gorontalo Utara.
Seluruh anggota polri di Provinsi Gorontalo harus mimiliki sikap yang netral terhadap seluruh calon legislatif dan tidak memihak kepada salah satu partai ataupun fraksi.
Apabila nanti terdapat anggota polri yang berpihak dan bertindak kepada salah satu partai, maka masyarakat harus memberitahukan dan melapor ke Polda Gorontalo atas perlakuan dari anggota tersebut.
"Jika ada yang kedapatan, perlu dikasih tau," lanjutnya.
Kapolda Gorontalo pun tidak ragu-ragu untuk menyebarkan nomor ponselnya kepada masyarakat yang nantinya akan melapor.
Maka dari itu, dirinya berharap agar nantinya masyarakat bisa melaporkan kepadanya atau kepada siapa saja anggota polri jika menemukan keberpihakan anggota polri jepada partai lain.
"Silakan untuk masyarakat Gorontalo melaporkan anggota Polri yang tidak netral dalam melaksanakan tugasnya," harapnya.
Kapolda Gorontalo juga mengakui sudah membentuk tim beserta upaya yang akan mengamankan aksi-aksi yang dilakukan oleh calon legislatif (caleg) pada masa kampanye hingga pemilihan nanti.
"Mau aksi yang soft maupun anarkis sudah kita siapkan langkah-langkahnya," ucapnya.
Kapolda Gorontalo juga mengatakan seluruh anggota polri hingga hari ini tetap melakukan razia minuman beralkohol di Gorontalo.
Apalagi perhelatan Pemilu 2024 berdekatan dengan Peringatan Hari Natal dan tahun baru, sehingganya banyak masyarakat Gorontalo yang akan mengonsumsi hingga menjual produk minuman tersebut.
"Kita tetap melaksanakan operasi miras, tidak hanya di hari natal dan tahun baru bahkan pemilu," ujarnya.
Demi menuntaskan peredaran miras di Gorontalo, anggota polri setiap hari Jumat akan melakukan ibadah di beberapa masjid yang terletak di desa-desa guna untuk mengontrol dan memantau aktivitas peredaran miras di desa tersebut.
"Anggota polri ada yang shalat jumat di masjid-masjid yang sekiranya tidak disentuh oleh aparat," tutupnya. (Husnul/Praila)