Berita Kabupaten Gorontalo
152 Paket Proyek di Kabupaten Gorontalo Dibiayai PEN Senilai Rp 492 Miliar Selesai Dikerjakan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menuntaskan seluruh proyek yang dibiayai dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Erwan-Pone-dan-Heriyanto-A-Koday-7788890.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo-- Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menuntaskan seluruh proyek yang dibiayai dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Kabupaten Gorontalo mendapat alokasi anggaran pinjaman PEN dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 492 miliar.
Anggaran itu diperuntukan untuk 152 paket pekerjaan yang tersebar di enam dinas Pemkab Kabupaten Gorontalo.
Kabag Administrasi dan Pembangunan Kabupaten Gorontalo Muh Erwan Pone menjelaskan dari total paket pengerjaan, masih tersisa 15 paket yang belum diselesaikan hingga akhir November 2023.
"15 itu ada 14 paket di dinas PUPR dan 1 paket di Disporapar," katanya beberapa waktu lalu.
Terkini Kadis PUPR Kabupaten Gorontalo Heriyanto Koday, menyebut pihaknya telah menyelesaikan 14 proyek yang sempat putus kontrak tersebut.
"Dari 14, sebelumnya yang clear baru 11 proyek, namun mengingat waktunya yang sudah cukup dekat, kita sudah percepat dan hari ini sudah selesai semuanya," ulasnya, Senin (11/12/2023).
Heriyanto juga menambahkan dalam proses finalisasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga ikut turun melakukan pengawasan.
"Kemarin bahkan kita sempat sama-sama turun langsung ke lapangan guna melihat sejauh mana progresnya," tandasnya.
Amatan TribunGorontalo.com, pengerjaan paket jalan di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo terlihat sudah selesai pengerjaannya.
Proyek senilai Rp 315 juta tersebut sudah selesai dan mulai intens dilalui oleh kendaraan.
Berikut ini sebaran 152 paket pengerjaan proyek dana PEN yang tersebar di enam dinas Pemkab Gorontalo
1. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) : 74 paket.
2. Dinas Kesehatan : 8 paket.
3. Dinas perindustrian dan perdagangan : 47 paket.