Berita Bola Hari Ini
Unai Emery Akui Tolak Jabat Tangan dengan Staf Pelatih Arsenal karena Mikel Arteta
Manajer Aston Villa Unai Emery tidak berjabat tangan dengan anggota tim pelatih Arsenal setelah kemenangan timnya atas the Gunners.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-Aston-Villa-Unay-Emery.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Manajer Aston Villa Unai Emery tidak berjabat tangan dengan anggota tim pelatih Arsenal setelah kemenangan timnya atas the Gunners.
Aston Villa menang tipis 1-0 ketika menjamu Arsenal pada pekan ke-16 Liga Premier Inggris di Villa Park, Minggu (10/12/2023) dini hari WIB.
Gol semata wayang Aston Villa dicetak oleh John McGinn di menit ke-7.
Menariknya, Unay Emery tak berjalan ke arah tim pelatih Arsenal setelah peluit panjang berbunyi.
Dilansir Mirror, Eks manajer Arsenal itu mengungkapkan dirinya tidak berjabat tangan dengan satu pun anggota tim pelatih Arsenal karena absennya Mikel Arteta.
Adapun Arteta dilarang berada di pinggir lapangan menyusul tuduhannya terhadap FA baru-baru ini.
Ia hanya bisa menonton dari kotak eksekutif ketika timnya kalah.
"Tidak ada yang bersifat pribadi. Itu karena (ketidakhadiran) Arteta. Saya sangat menghormati Arsenal dan Arteta. Saya sangat menghormati para pekerja di sana. Saya tidak memiliki sikap negatif terhadap mereka," jelas Emery seusai pertandingan kepada Sky Sports.
Baca juga: Real Madrid Ditahan Imbang Betis, Carlo Ancelotti Mengaku Puas
Arteta tuding wasit FA rugikan Arsenal
Mikel Arteta menuding keputusan-keputusan wasit merugikan Arsenal.
Wasit Jared Gillett yang memimpin laga Aston Villa dan Arsenal itu dinilai beberapa kali membuat keputusan kontroversial.
Pertama saat gol Kai Havertz dianulir karena Gillet menganggap ada pelanggaran handball sebelum gol tercipta. Keputusan itu pun didukung oleh Video Assistant Referee (VAR).
Kemudian, di awal babak kedua VAR kembali membenarkan keputusan Gillet menolak memberikan hukuman penalti setelah Gabriel Jesus terjatuh di kotak terlarang.
Keputusan-keputusan tersebut pada akhirnya memastikan tim asuhan Unai Emery meraih kemenangan kandang ke-15 berturut-turut di Premier League.
Namun Arteta terpaksa menonton pertandingan babak kedua dari tribun karena skorsing.