Liga Champions
Gianluca Prestianni Diskors UEFA, Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions
Winger Benfica, Gianluca Prestianni, dipastikan tidak akan tampil di Santiago Bernabeu pada leg kedua Liga Champions melawan Real Madrid
Ringkasan Berita:
- UEFA menjatuhkan skorsing sementara kepada winger Benfica, Gianluca Prestianni, atas dugaan pelecehan diskriminatif terhadap Vinicius Junior. Ia terancam hukuman larangan bermain minimal 10 pertandingan
- Keputusan ini diambil sebelum investigasi selesai, sebagai antisipasi agar Prestianni tidak tampil di Bernabeu dan menjaga integritas kompetisi
- Di sisi lain, Real Madrid meminta maaf kepada fans Tiongkok setelah Dean Huijsen membagikan meme bernada rasis di media sosial
TRIBUNGORONTALO.COM – Winger Benfica, Gianluca Prestianni, dipastikan tidak akan tampil di Santiago Bernabeu pada leg kedua Liga Champions melawan Real Madrid, Kamis dini hari (26/2/2026).
UEFA resmi menjatuhkan skorsing sementara terhadap pemain muda tersebut setelah tuduhan perilaku diskriminatif pada laga pertama pekan lalu.
Melansir dari Football Espana, Selasa (24/2/2026), Prestianni terancam hukuman larangan bermain minimal 10 pertandingan.
Prestianni dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior, usai sang pemain mencetak gol kemenangan di Lisbon.
Vinicius bersama rekan setimnya, Kylian Mbappe, mengklaim bahwa Prestianni menyebutnya “monyet”. Namun, sang pemain membantah tuduhan itu dan menyatakan bahwa ucapannya merupakan hinaan bernada homofobik, bukan rasial.
Dalam langkah yang jarang terjadi, UEFA memutuskan untuk menjatuhkan skorsing sementara sebelum investigasi selesai. Biasanya hukuman baru dijatuhkan setelah penyelidikan tuntas, namun kali ini badan sepak bola Eropa bertindak cepat atas rekomendasi Ethics and Disciplinary Inspector (EDI).
UEFA menyebut keputusan ini diambil untuk memastikan Prestianni tidak tampil di Bernabeu, sambil menunggu hasil investigasi penuh. Skorsing dijatuhkan atas dugaan pelanggaran Pasal 14 Regulasi Disiplin UEFA terkait perilaku diskriminatif.
Baca juga: Liverpool Siapkan 100 Juta Euro untuk Gaet Gelandang Real Madrid
Pernyataan Resmi UEFA
Dalam keterangan yang dikutip dari Marca, UEFA menyatakan:
“Sehubungan dengan penunjukan EDI untuk menyelidiki dugaan perilaku diskriminatif pada laga Liga Champions antara SL Benfica dan Real Madrid CF tanggal 17 Februari 2026, serta atas permintaan EDI melalui laporan sementara, Komite Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA (CEDB) memutuskan untuk menangguhkan sementara Gianluca Prestianni dari pertandingan klub UEFA berikutnya yang seharusnya ia ikuti.”
Keputusan ini dianggap sebagai langkah antisipasi agar tidak muncul persepsi impunitas jika Prestianni tetap bermain dan berkontribusi besar bagi Benfica.
Dengan skorsing sementara, UEFA berusaha menjaga integritas kompetisi sembari menunggu hasil investigasi final.
Real Madrid Minta Maaf ke Fans Tiongkok Usai Dean Huijsen Bagikan Meme Rasis
Di sisi lain, Real Madrid menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar mereka di Tiongkok.
Pernyataan dikeluarkan setelah Dean Huijsen kedapatan membagikan meme bernada rasis di media sosial akhir pekan lalu. Hingga kini, Huijsen sendiri belum memberikan pernyataan pribadi terkait insiden tersebut.
Pemain berusia 20 tahun itu diketahui mengunggah ulang gambar seorang pria Tiongkok dengan keterangan “Bahkan orang Tiongkok menyebutnya Tiongkok” dan “Kamu bisa menutup matanya dengan benang gigi”. Unggahan tersebut memicu kemarahan komunitas Tiongkok dan Asia di dunia maya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Gianluca.jpg)