Pemkot Gorontalo
Pemkot Gorontalo Akan Gelar Pasar Murah Demi Tekan Angka Inflasi Jelang Nataru 2024
Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar pasar murah demi menekan angka inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-8889999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar pasar murah demi menekan angka inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Hal ini disampaikan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, usai meresmikan penyaluran bantuan pangan non tunai di GOR Nani Wartabone, Jumat (8/12/2023) sore hari.
Menurut Marten, menjelang perayaan Nataru, inflasi di daerah-daerah itu pasti naik, sehingga mengakibatkan beberapa harga bahan pokok semakin tinggi.
"Biasanya menjelang Nataru itu harga bahan pokok itu naik sehingga mengakibatkan angka inflasi di Gorontalo semakin tinggi," ujar Marten kepada awak media.
Untuk menekan angka inflasi tersebut, pihaknya akan menggelar pasar murah di Kota Gorontalo yang terbantukan oleh Dinas Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
"Karena itu, minggu depan nanti kami akan menggelar gerakan pangan murah bersubsidi dari provinsi yang dipusatkan di Kota Gorontalo," jelasnya.
Selain untuk menekan angka inflasi, kata Marten, gelaran pangan murah itu juga untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari.
Sebab, saat ini menurut Marten, beberapa bahan pokok semakin tinggi harganya. Seperti halnya, beras, cabe, gula hingga bahan pokok lainnya.
"Ini juga untuk membantu masyarakat, agar bisa terbantu daya belinya. Karena sekarang ini beras, rica, gula mulai mahal lagi," imbuhnya.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Kota Gorontalo, Suhendri Yahya mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyediakan cadangan beras bagi masyarakat Kota Gorontalo.
Program cadangan ini guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup selama Nataru 2024 berjalan.
Cadangan pangan tersebut, kata Suhendri akan disebar di sembilan kecamatan Kota Gorontalo.
"Untuk program cadangan beras menjelang Nataru nanti, kami berikan ke 600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di sembilan kecamatan Kota Gorontalo," ujar Sehendri saat ditemui di kantornya, Kamis (7/12/2023) siang hari.
Menurutnya, bantuan cadangan beras itu akan diberikan sebanyak 10 kilo gram beras ke masing-masing KPM.
Kemudian, beras yang akan diberikan berupa beras medium yang memang diambil dari distibutor.
Tak hanya itu, bahkan kata Suhendri, pihak Bulog Gorontalo juga turut memberikan cadangan beras menjelang Nataru 2024.
Untuk cadangan beras dari Bulog tersebut, Kota Gorontalo akan mendapatkan bantuan sebanyak 17.642 ton.
"Jadi untuk Kota Gorontalo sendiri memperoleh jatah cadangan beras dari Bulog itu sebanyak 17.642 ton menjelang Nataru nanti," jelasnya singkat.
Cadangan beras yang disediakan Dinas Pangan ini, diharapkan dapat menjadi solusi saat terjadi lonjakan permintaan bahan pangan saat mendekati hari-hari perayaan.
Hal tersebut juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga beras agar tetap terjangkau oleh masyarakat. (*)