Berita Kota Gorontalo
Kondisi Proyek Dibiayai Dana PEN di Kota Gorontalo
Kondisi proyek di Kota Gorontalo yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
Selain proyek yang sudah rampung, adapula proyek yang dibiayai PEN belum tutas pengerjaannya
Penataan Jalan Nani Wartabone eks Jalan Pandjaitan yang menggunakan dana PEN sebesar Rp 24 miliar dan pembangunan kawasan kota tua dan pusat perdagangan yang menggunakan dana PEN sebesar Rp 34,7 miliyar hingga hari ini belum juga rampung.
Kedua proyek tersebut mulai dikerjakan pada 2021, namun hingga belum ada tanda-tanda akan segera rampung jelang akhir tahun 2023
Penataan Jalan Nani Wartabone dimulai dari Agustus 2021 dan proyek pembangunan kawasan kota tua dan pusat perdagangan yang dimulai pada September 2021
Miftahul warga di Jalan Nani Wartabone mempertanyakan progres penyelasaian pembangunan kanal dan penataan Jalan Nani Wartabone tersebut.
"Kapan ini jalan selesai, banyak kendaraan lewat di sini, tapi sudah dua tahun ini belum juga selesai-selesai. Dinas banyak yang datang mengecek ini jalan sampai Pak Wali juga turun tapi ini 2023 sudah mau selesai, jalan ini yang belum selesai," keluhnya.
Sementara itu pembangunan kawasan kota tua dan pusat perdagangan Kota Gorontalo yang masih lambat proses penyelesaiannya
"Kasian sekali ini Kota Gorontalo, semua jalan mereka mau bongkar tapi nantinya dibiarkan begitu saja," ucap Usman Ali, warga Kota Gorontalo.
"Ini di pertokoan sini belum ada tanda-tanda selesai, saluran air yang di depan Karsa Utama itu belum selesai, baru yang di Sama Jaya. Di sini jadi berdebu, yang di Kota tua hampir rampung," lanjutnya.
Proyek ini dipegang oleh perusahaan PT Reski Aflah Jaya Abadi yang beralamat di Jalan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan. Kota Tua ini adalah kawasan perdagangan dan menjadi pusat Kota Gorontalo. Ada tiga desain yang dibuat dengan enghadirkan tiga nuansa; Modern, Klasik, Arab, dan China.
Nuansa modern di Jalan S Parman sejauh 505 meter, sedangkan nuansa klasik di Jl Jendral Sutoyo sejauh 512 meter dan nuansa china pada jalan M T Haryono sejauh 300 meter. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kota-tua-Kanal-dan-Revitalisasi-kalimadu-8888.jpg)