Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

15 Proyek Dibiayai Dana PEN di Kabupaten Gorontalo, 3 Pekerjaan Belum Rampung

Sebanyak 15 proyek program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Kabupaten Gorontalo akan segera selesai.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto 15 Proyek Dibiayai Dana PEN di Kabupaten Gorontalo, 3 Pekerjaan Belum Rampung
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Heriyanto A Koday, 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 15 proyek program pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Kabupaten Gorontalo akan segera selesai.

15 proyek yang putus kontrak itu diketahui terdiri dari 14 paket proyek yang kelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan satu paket dikelola oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo.

Kepala Disporapar Rita Idrus, menjelaskan satu proyek sisa yang dikelola oleh Disporapar telah selesai pada akhir November 2023.

Proyek tersebut adalah pengerjaan pemasangan lampu stadion lapangan GOR David-Tonny, Kabupaten Gorontalo.

"Anggarannya itu sebesar Rp 720 juta dan sudah selesai sekarang," ungkap Rita pada TribunGorontalo.com, 

Meski begitu, Rita mengaku jika pihaknya saat ini tinggal melengkapi beberapa berkas administrasi.

Kadis PUPR Heriyanto A Koday, membeberkan  proyek PEN yang dikelola oleh pihaknya telah menuju tahap perampungan.

"Kita ada 14 pekerjaan, ada 11 di antaranya sudah 100 persen selesai," terangnya.

Jalan Samaun Pulubuhu 7889898
Jalan Samaun Pulubuhu, Kelurahan Bolihuangga yang dibiayai dana PEN telah selesai dikerjakan.

Sementara sisa tiga lainnya menuju finalisasi yang berdasarkan laporan pekerjaannya rata-rata sudah di angka 85 persen.

"Hanya tinggal pekerjaan Jalan Arto Naue di Tuladenggi, Jalan AK. Luneto di Ombulo, dan Jalan Musa Kaluku di Desa Bulila," rincinya.

Heriyanto mengaku saat dilakukan monitoring oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa proyek sementara dikerjakan.

"Tadi berdasarkan pantauan beberapa armada sedang beroperasi di lokasi," terangnya.

PT  Sarana Multi Infrastruktur (SMI) diketahui memperpanjang masa pengerjaan proyek putus kontrak tersebut hingga Desember 2023.

"Yang jelas kita sudah mau selesai, paling dua tiga hari lagi clear itupun jika cuaca mendukung. Dan mungkin paling lambat satu minggu sudah selesai semua," tandanya.

15 prroyek didania PEN tersebut memiliki totalanggaran adalah sebesar Rp 23.824.593.138,05 dan total nilai kontraknya sebesar Rp 22.661.632.337,29. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved