Berita di Gorontalo
Kala Ulang Banjir 2006, BWS Gorontalo Minta Warga Waspada Banjir
Dalam hidrologi dikenal istilah kala ulang. Istilah tersebut adalah periode hipotetik, dimana besaran debit air hujan dan cuaca akan kembali terulang
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Memasuki musim hujan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Gorontalo II minta warga yang bermukim di bantaran sungai untuk waspada.
Dalam hidrologi dikenal istilah kala ulang. Istilah tersebut adalah periode hipotetik, di mana besaran debit air hujan dan cuaca akan kembali terulang mengikuti polanya.
"Kala ulang biasanya diperhitungkan setiap 10 tahun, 15 tahun, 25 tahun hingga 50 tahun," rinci Olden Winarto, Koordinator Komunikasi Publik BWS Sulawesi Gorontalo II, Jumat (1/30/2023).
Olden merefleksikan kembali kejadian banjir besar di Kota Gorontalo 2006 silam.
"Saat itu saya turun sebagai koordinator, dimana Sungai Bone dan Sungai Bulango meluap dan permukaan air laut naik," terangnya.
Setelah 17 tahun kejadian itu berlalu, Olden merasa mawas diri dengan tragedi tersebut.
Pasalnya saat ini, beberapa warga di Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango sudah banyak bermukim di bantaran sungai.
Olden menilai jika makin tingginya okupasi lahan, maka daya rusak saat air meluap juga akan tinggi.
Sebelum terlambat, Olden menghimbau untuk masyarakat yang bermukim di bantaran kedua sungai itu, agar tetap waspada.
"Meski di hilir (kota dan permukiman) tidak hujan, bisa jadi hulunya yang hujan," ulasnya.
Selain dua sungai itu, khusus di Kabupaten Gorontalo terdapat beberapa sungai yang dinilai juga berpotensi meluap saat banjir.
"Bahkan ada yang jadi area langganan," timpalnya.
Salah satu sungai besar di kabupaten Gorontalo adalah Sungai Bionga.
Namun menurut Olden, 70 persen dari wajah sungai Bionga masih dalam pengelolaan yang baik.
Meski begitu terdapat dua sungai yang dinilai sering mengalami banjir saat musim hujan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Olden-Winarto-88889.jpg)