Senin, 9 Maret 2026

Pilpres 2024

Kabinet Pemerintahan Jokowi Terbelah Tiga Jelang Pilpres 2024

Kabinet ini bisa terbelah lantaran dukungan untuk masing-masing calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pil

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kabinet Pemerintahan Jokowi Terbelah Tiga Jelang Pilpres 2024
TribunGorontalo.com
Kolase foto memperlihatkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju, saat diumumkan dan diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO - DINO OKTAVIANO). 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kejutan politik mewarnai pemandangan pemerintahan Indonesia. Terjadi lantaran Kabinet Presiden Jokowi terbelah menjadi tiga kubu.

Kabinet ini bisa terbelah lantaran dukungan untuk masing-masing calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Dukungan dari para menteri dan pejabat tinggi terbagi rata di antara tiga pasangan calon yang akan bertarung dalam pemilihan mendatang, menciptakan dinamika politik yang menarik.

Berikut anggota kabinet yang terlibat dalam masing-masing kubu, seperti dirangkum oleh Tribunnews.com pada Senin (27/11/2023):

1. Anies-Muhaimin

Pasangan Anies-Muhaimin, yang didukung oleh empat partai politik dalam Koalisi Perubahan, menarik dukungan dari beberapa menteri dan pejabat negara. Diantaranya adalah:

Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya (Partai Nasdem)

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah (PKB)

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (PKB)

Namun, perlu dicatat bahwa tiga menteri tersebut tidak termasuk dalam struktur tim pemenangan Anies-Muhaimin.

Beberapa mantan menteri seperti Sudirman Said, Thomas Trikasih Lembong, Rachmat Gobel, Hanif Dhakiri, dan Fachrul Razi juga terlibat dalam struktur tim pemenangan.

2. Prabowo-Gibran

Pasangan Prabowo-Gibran mendapat dukungan dari tujuh partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), dan berbagai kader dan petinggi partai yang kini menjabat sebagai pejabat negara dan menteri di pemerintahan Jokowi. Beberapa di antaranya termasuk:

-Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Gerindra)

-Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (Golkar)

-Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (PAN)

-Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (Golkar)

-Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor (PBB)

-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni (PSI)

-Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (Garuda)

Selain itu, beberapa menteri seperti Budi Arie Setiadi, Erick Thohir, dan Paiman Raharjo memberikan dukungan tanpa masuk dalam struktur tim pemenangan.

3. Ganjar-Mahfud

Pasangan Ganjar-Mahfud, didukung oleh empat partai politik (PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura), juga memiliki dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat negara, antara lain:

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (PPP)

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo (Perindo)

Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardhani

Beberapa menteri seperti Yasonna H Laoly, Pramono Anung, Tri Rismaharini, Teten Masduki, Gusti Ayu Bintang Darmavati, John Wempi Wetipo, dan Suharso Monoarfa juga memberikan dukungan pada pasangan ini.

Dengan dinamika politik yang semakin kompleks, Pilpres 2024 diprediksi menjadi ajang persaingan sengit di antara ketiga pasangan calon, mencerminkan keragaman dukungan di tingkat pemerintahan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved