Berita Pohuwato
3 Kecamatan Rawan Banjir di Pohuwato, BPBD : Kami Siaga 1 Jika Hujan Terus Turun
Curah Hujan deras yang jatuh di Kabupaten Pohuwato. Provinsi Gorontalo membuat beberapa sungai di Pohuwato mulai meluap.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Curah-hujan-tinggi-terjadi-di-Kabupaten-Pohuwato-9999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Curah hujan tinggi terjadi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo membuat beberapa sungai mulai meluap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pohuwato Tuten Dunggio mengatakan hujan yang turun di Kabupaten Pohuwato terjadi setiap hari dengan intensitas yang tinggi maka Pohuwato akan memasuki siaga 1.
Beberapa tanggul di Pohuwato telah roboh di Kecamatan Paguat. Selain itu beberapa sungai yang membentang dari Bendungan Randangan sampai Sungai Marisa bukanlah sungai resapan.
Belum lagi aktivitas pertambangan liar yang berada di pegunungan Pohuwato. Akibatnya pohon-pohon sudah habis ditebang. Maka diperkirakan banjir akan melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Pohuwato.
Beberapa titik terparah yang harus diwaspadai berada di Kecamatan Dengilo, Randangan dan Duhiadaa.
Selain tangguh jebol di wilayah Kecamatan Dengilo, adapula aktivitas pertambangan marak terjadi di sana.
"Kami akan memasuki siaga 1 jika hujan turun setiap hari di Kabupaten Pohuwato, terutama di 3 wilayah Kecamatan di Pohuwato, Dengilo, Randangan dan Marisa," ujarnya kepada tribungorontalo.com Senin (27/11/2023)
"Hanya prakiraan, tetapi alangkah baiknya mulai dari sekarang kita mencegahnya seperti tidak membuang sampah langsung di sungai," imbaunya
Titon mengimbau masyarakat bisa saling mengingatkan kepada masyarakat lainnya.
"Kami hanya mampu mengimbau, selebihnya dijalankan atau tidak tergantung kesadaran dari masyarakat Pohuwato pada umumnya," tutupnya
Musim Hujan Diprediksi Sampai Februari 2023, Ini Penjelasan BMKG Gorontalo
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga November 2023.
Prakirawan BMKG Gorontalo Arimi Pratiwi Gani mengatakan beberapa wilayah kabupaten kota di Provinsi Gorontalo akan mengalami cuaca hujan.
“Untuk saat ini kondisi wilayah Provinsi Gorontalo sendiri terdapat belokan angin dan konvergensi. Sehingga mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan petir,” kata Arimi kepada TribunGorontalo.com, Senin (27/11/2023).
Selain prakiraan cuaca, Arimi juga menyampaikan informasi prakiraan musim di Gorontalo. Kata dia, saat ini Gorontalo sudah memasuki musim penghujan.
“Selain itu juga, dari hasil prakiraan musim, wilayah Provinsi Gorontalo, sudah memasuki musim hujan. Sehingga beberapa wilayah khususnya di Pesisir Selatan, yang memang adalah puncak musim hujannya, mengalami hujan di beberapa wilayah,” jelasnya.
Arimi lebih lanjut menyebutkan wilayah yang menjadi puncak musim hujan tersebut yakni wilayah Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, hingga wilayah Kabupaten Pohuwato.
Musim hujan di Gorontalo akan berlangsung mulai November 2023 hingga Februari 2024 mendatang.
“Kalau dari hasil prakiraan musim sendiri, memang sudah diprakirakan untuk musim hujan dimulai dari November ini dan mungkin dipastikan hingga Januari atau Februari, masih masuk musim hujan hingga peralihan," jelasnya.
Arimi mengatakan, pihak BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai dampak yang akan terjadi akibat dari kondisi cuaca tersebut.
“Kepada masyarakat, kami mengharapkan agar mewaspadai dampaknya baik itu banjir di beberapa titik wilayah yang memang sering terjadi banjir,” ucap Arimi.
Di samping banjir, dampak lain yang perlu masyarakat waspadai adalah potensi terjadi pohon tumbang.
“Selain itu juga, waspada adanya pohon tumbang. Karena ketika terjadi hujan, biasanya disertai dengan angin kencang meskipun durasinya singkat,” imbau Arimi. (Rahman/Rafika)