Jatanras
Mahasiswa Meninggal di Kamar Kos Bali, Pacar Dicurigai!
Angelina adalah pacar dari ASN, pria 23 tahun yang ditemukan meninggal di kamar kos di Kuta Selatan, Badung, Bali.
TRIBUNGORONTALO.COM – Angelina dicurigai terkait dengan kematian mahasiswa di kamar kosnya di Bali.
Angelina adalah pacar dari ASN, pria 23 tahun yang ditemukan meninggal di kamar kos di Kuta Selatan, Badung, Bali.
Menurut NR (26) seorang kerabat ASN, bahwa perilaku Angelina ini mencurigakan. Ada gerak-geriknya yang tidak biasa setelah kematian ASN.
Sebetulnya menurut NR, bahwa Angelina dan ASN ini berpacaran jarak jauh (long distance relationship/LDR). Keduanya berkomunikasi via telepon.
Menurut Angelina, ASN ini terakhir berkomunikasi dengannya pada 4 November 2023.
Namun ketika NR meminta bukti percakapannya dengan ASN, Angelina menolak.
Kata Angelina, ia menghapus seluruh percakapan dengan korban di ponselnya.
“Masuk logika gak?,” ucap NR, Kamis (23/11/2023), dikutip dari TribunBali.com.
Selain itu, pacar ASN tidak terlihat berduka dan menunjukkan rasa belasungkawanya.
“Kami sempat bertanya (ke kekasih ASN). Cuma (direspons) agak dingin.”
“Pacar meninggal sekalipun sudah renggang, enggak ada buat status apa-apa,” sambungnya.
NR mengaku tidak mengenal pacar ASN karena korban jarang bercerita dengan teman-temannya di Medan.
Ia hanya mengetahui sosok pacar ASN dari media sosial.
“Tahu (pacar ASN). Itu kami lihat dari akun dia (akun media sosialnya).”
“Kami kebetulan ada grup untuk bahas dia (ASN). Nggak ada satu pun teman kami yang pernah diceritakan ASN tentang pacar barunya,” tandasnya.
Menurut NR, pacar ASN harus dijadikan saksi dan menjalani pemeriksaan.
“Kalau bisa mereka dijadikan saksi. Kalau tidak salah di Polda Bali, kayaknya pacarnya belum dijadikan saksi,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, ASN ditemukan tewas di kamar kos dalam keadaan leher terlilit tali dan mengalami pembengkakan, Sabtu (18/11/2023) pagi.
Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara, Medan, Sumatera Utara untuk diautopsi.
Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk menyimpulkan penyebab kematian korban.
Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Losa Lusiano Araujo mengatakan, 6 saksi telah diperiksa mulai dari pemilik kos hingga tukang kunci.
Selanjutnya, petugas akan memeriksa orang terdekat korban yakni keluarga, teman, dan pacar.
"Bisa lebih dari pada 6. Nanti dari pihak keluarga juga,” paparnya, Jumat (24/11/2023), dikutip dari TribunBali.com.
Pemeriksaan terhadap keluarga korban akan dilakukan di Medan dan personel Polresta Denpasar telah diterbangkan ke Medan.
“Kami upayakan untuk bisa mengambil keterangan. Kebetulan anggota kami masih ada yang di Medan. 4 orang (personel Polresta Denpasar),” lanjutnya.
Kompol Losa Lusiano Araujo mengaku masih mengupayakan pemeriksaan terhadap pacar korban yang bernama Angelina.
“Kami memang merencakan pemeriksaan saksi-saksi. Nanti Tentunya setelah semua diperiksa, akan kami sampaikan hasilnya,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mahasiswa-berinisial-ASN-23-kiri-meninggal-di-kamar-kosnya-di-Bali-Sabtu-25112023.jpg)