Sabtu, 7 Maret 2026

Viral Nasional

Pria Ngaku TNI Teror Wanita Pujaan Gara-gara Sakit Hati Cintanya Ditolak

Melalui media sosial, Alya curhat soal dirinya yang diteror seorang pria yang dikenalnya di media sosial (medsos). 

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pria Ngaku TNI Teror Wanita Pujaan Gara-gara Sakit Hati Cintanya Ditolak
tribunnews
Alyani Syifa (21) korban orderan fiktif yang dilakukan oleh seorang pria yang sakit hati dengannya. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang wanita Bogor, Jawa Barat mengalami nasib sial lantaran diteror laki-laki pengagumnya. 

Wanita itu bernama Alyani Syifa dan tinggal di Kampung Bedahan, Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Melalui media sosial, Alya curhat soal dirinya yang diteror seorang pria yang dikenalnya di media sosial (medsos). 

Teror yang dialami Alya berupa orderan makanan yang diantarkan ke rumahnya. Masalahnya, makanan yang diantar ojek online ke rumahnya belum dibayar. 

Teror itu hingga membuat Alya pusing lantaran dilakukan sejak Selasa (21/11/2023) hingga terakumulasi 22 kali. 

Baca juga: Wakil Ketua KPK Alex Marwata Tak Malu Terkait Status Firli Bahuri Sebagai Tersangka

Alya pun membeberkan jika orderan itu dari seorang laki-laki yang dikenalnya di TikTok. 

Pria tersebut belakangan diketahui bernama Wahyu. Ia melakukan teror semacam itu lantaran sakit hati cintanya ditolak Alya. 

Mengaku TNI

Kepada Alya, Wahyu mengaku seorang bintara TNI.

Wahyu menyampaikan hal itu melalui sambungan telepon kepada Alya.

Adapun Alya bertelepon dengan Wahyu di hadapan wartawan di rumahnya, Kamis (23/11/2023).

"Mas, TNI atau bukan" tanya Alya.

"Iyalah," jawab Wahyu.

"Kesatuan apa?" tanya Alya lagi.

"(Batalyon) Raider)," timpal Wahyu.

Namun, Wahyu berkelit dan terdiam beberapa saat ketika ditanya lebih lanjut soal pangkat dan area kerjanya.

"Raider berapa? tanya Alya.

"Emang perlu tahu? Raider 514," jawab Wahyu.

Sebelumnya, Wahyu juga pernah mengaku hal serupa.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Kantor Koperasi di Desa Tabumela Gorontalo

Kepada Alya, Wahyu mengaku ia ditugaskan di Gunung Sindur, Bogor.

"Katanya, awal dia dinas di Gunung Sindur, kemudian pindah. Sebelum ke Semarang, dia pernah ikut ke Papua."

"Terus karena ada insiden, dia dipulangin ke Surabaya, kemudian dinas ke Semarang," ungkap Syifa.

Sementara itu, saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Wahyu mengurai alasannya nekat melakukan orderan fiktif tersebut kepada Alya.

Wahyu melakukan itu lantaran sakit hati kepada Alya.

Namun, rasa sakit hati itu bukan karena cintanya ditolak oleh Alya.

"Aku sakit hati, enggak (bukan karena cintanya ditolak Alya)," kata Wahyu saat dihubungi lewat WhatsApp.

Bukan kepada Alya, Wahyu mengaku kesal dengan ibunda Alya.

Hal itu membuat emosi Wahyu memuncak hingga nekat melakukan teror berupa order fiktif makanan yang ditujukan ke rumah Alya.

"(Aku) sakit hati sama ibunya (Alya)," terang Wahyu.

Wahyu menuturkan, perkenalannya dengan Alya terjadi pada Februari 2023 lalu.

Berjalannya waktu, Wahyu merasa gusar saat tahu Alya jalan dengan pria lain pada November 2023.

"Aku gak sejahat yang kalian pikir, sebenarnya cuma karena rasa cemburu dan aku dikatain monyet aja, emosiku gak stabil," ungkap dia.

Soal ide melakukan orderan fiktif berupa makanan kepada Alya, Wahyu mengaku awalnya hanya ingin coba-coba.

Namun, karena terlanjur sakit hati, Wahyu terus melakukannya hingga 22 kali.

"Awalnya saya ingin coba-coba. Maksudnya kerjain dia (Alya). Tapi saya terlanjur sakit hati," jelasnya.

Lapor ke Polisi

Sementara itu, Alya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cibinong.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu membenarkan terkait laporan tersebut.

"Sudah kita layani, korban barusan ke sini buat laporan dan sudah dibuatkan oleh anggota," kata Yunli saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Yunli menjelaskan, korban melaporkan kasus tersebut atas penipuan order fiktif.

Dikatakan Yunli, terlapor atas nama Wahyu (26).

"Cuma kan (kasus) ini mereka saling tahu dan saling kenal ya. Tapi intinya kita sudah melakukan penanganan."

"Korban sudah kita layani dengan baik dan akan tetap proses penyelidikannya," tandasnya.

Wahyu telah dihubungi lewat telepon untuk diminta datang ke Polsek.

Kepada polisi, Wahyu berjanji akan datang untuk memenuhi panggilan. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Wahyu, Pria yang Teror Wanita dengan Puluhan Order Fiktif: Ngaku TNI, Kini Dipolisikan, https://www.tribunnews.com/regional/2023/11/24/sosok-wahyu-pria-yang-teror-wanita-dengan-puluhan-order-fiktif-ngaku-tni-kini-dipolisikan?page=all.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved