Lingkungan

Hemat Kertas, Dosen Gorontalo Ini Bimbing Skripsi Mahasiswa via Google Docs, yang Lain Kapan?

Boby Payu mengaku prihatin dengan mahasiswa yang mengeluhkan biaya cetak untuk setiap bimbingan.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Ilustrasi Google Docs. FOTO: Wawan Akuba 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Boby Rantow Payu, dosen di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menerapkan metode pembimbingan dengan menggunakan Google Docs.

Metode ini dinilai lebih efektif dan efisien, serta dapat menghemat pengeluaran mahasiswa.

Boby Payu mengaku prihatin dengan mahasiswa yang mengeluhkan biaya cetak untuk setiap bimbingan.

Karena itu, ia mulai menerapkan metode pembimbingan dengan Google Docs.

"Awalnya hanya satu orang mahasiswa yang setuju. Tapi ternyata efektif, dan akhirnya semester ini seluruh bimbingan saya menggunakan metode ini," kata Boby Payu, Kamis (16/11/2023).

Boby Payu menjelaskan, ada beberapa keuntungan dari metode pembimbingan dengan Google Docs.

Boby Rantow Payu, Dosen Fakultas Ekonomi UNG.
Boby Rantow Payu, Dosen Fakultas Ekonomi UNG. (TribunGorontalo.com/doc pribadi)

Pertama, metode ini lebih efektif dan efisien. Dosen dan mahasiswa dapat berdiskusi secara real-time, tanpa perlu bertemu secara langsung.

Kedua, metode ini dapat menghemat biaya mahasiswa.

Mahasiswa tidak perlu mencetak materi bimbingan, sehingga dapat menghemat uang untuk membeli kertas dan tinta printer.

Ketiga, metode ini dapat berkontribusi terhadap pengurangan penebangan pohon.

Dengan menghemat kertas, maka turut mengurangi jumlah pohon yang ditebang untuk membuat kertas.

"Sejak mulai menerapkan metode ini, saya telah menghemat hampir 5 rim kertas. Jika setengah dari dosen di UNG menerapkan metode ini, maka UNG dapat menghemat 2.000 rim kertas per semester, atau 4.000 rim kertas per tahun," kata Boby Payu.

Boby Payu berharap, metode pembimbingan dengan Google Docs dapat diterapkan oleh dosen-dosen lainnya.

Menurutnya, gerakan kecil ini dapat berdampak besar jika dilakukan secara bersama-sama.

"Mari kita mulai dari hal-hal kecil, seperti menghemat kertas. Dengan begitu, kita dapat berkontribusi untuk menjaga lingkungan," kata Boby Payu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved