Pemkot Gorontalo
Sekda Ismail Madjid Pimpin Peringatan Hari Pahlawan Nasional di Pemkot Gorontalo
Pemerintah Kota Gorontalo (Pemkot) menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sekretaris-Daerah-Kota-Gorontalo-Ismail-Madjid-8889.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo (Pemkot) menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023.
Rayakan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023, Pemerintah Kota Gorontalo gelar Upacara Bendera di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo.
Dalam perayaan Hari Pahlawan Nasional kali ini, diusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.
Sekretaris Daerah, Ismail Madjid dalam Amanat Upacara Menteri Sosial RI menyampaikan bahwa pesan yang diusung dalam tema tersebut merupakan buah pikiran dari penghayatan mendalam tentang ancaman penjajahan masa kini.
“Tema ini diangkat melalui renungan yang mendalam untuk menjawab ancaman penjajahan modern yang kian nyata,” kata Ismail Madjid, dalam pidato Amanat Upacara Menteri Sosial RI, Jumat, (10/11/2023).
Katanya, Indonesia dikaruniai begitu banyak sumber daya alam yang luar biasa seperti tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, kandungan bumi yang menyimpan beragam mineral.
Sebagai penerus cita-cita para Pahlawan, Ismail mengatakan setiap elemen bangsa bertanggung jawab untuk mengelola kelimpahan sumber daya ini.
“Ancaman dan tantangan ini akan kita taklukan berbekal semangat yang sama seperti dicontohkan para pejuang 10 November 1945. Tidak mudah memang, tapi pasti bisa,” tutur Ismail Madjid.
10 November 1945 adalah salah satu momen sejarah Indonesia dalam melawan penjajahan di tanah Ibu Pertiwi.
Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II, Belanda kembali mencoba menyebar utusan-utusannya untuk menguasai Indonesia. Sikap juang bangsa Indonesia pada saat itu tak sedikit pun kendor demi mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih.
Salah satu perlawanan yang terkenang jelas adalah Peristiwa 10 November 1945 di Kota Surabaya, yang kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan Nasional. Menggunakan bambu runcing, arek-arek Suroboyo (masyarakat Surabaya) berjuang melawan para penjajah.
“Dengan hanya berbekal bambu runcing, para Pahlawan dalam pertempuran 10 November menghadapi musuh yang merupakan Pemenang Perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya,” tegas Ismail.
Dengan renungan semangat juang ini, Ismail menyampaikan harapan bangsa yang tercantum dalam Amanat Upacara Menteri Sosial RI.
Di mana, bangsa Indonesia dapat memerangi ancaman penjajahan modern, dengan mengelola sumber daya yang ada untuk membangun usaha ekonomi kerakyatan yang menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang sejahtera.
Terakhir, Ismail mengucapkan selamat Hari Pahlawan Nasional 2023 kepada seluruh bangsa Indonesia.
“Selamat hari Pahlawan tahun 2023. Marilah kita panjatkan doa bagi para Pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” tutupnya. (ADV)