Selasa, 17 Maret 2026

Kabupaten Pohuwato

Luka Parah, Penambang Pohuwato Korban Tanah Longsor Dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo

Ridwan Panabulu (46) penambang di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Pohuwato itu jadi korban tanah longsor.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Luka Parah, Penambang Pohuwato Korban Tanah Longsor Dirujuk ke RSUD Aloei Saboe Gorontalo
TribunGorontalo.com/Rahman
Kondisi luka Ridwan Panabulu cukup serius sehingga dirujuk ke RSUD Aloei Saboe pada Jumat (10/11/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Ridwan Panabulu (46) penambang di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Pohuwato itu jadi korban tanah longsor.

Ridwan diketahui sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panua Pohuwato pasca-tragedi pada, Kamis (9/10/2023).

Karena lukanya parah, ia pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloe Saboe Kota Gorontalo sore tadi, Jumat (10/11/2023) sekira pukul 17.40 Wita.

Anak Ridwan, Cindriyanti Panabulu (24) mengatakan, ayahnya diusulkan untuk menjalani perawatan lanjutan di RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo.

"Tidak ada perubahan dari kemarin. Rumah sakit menyarankan ayah saya dirawat di Rumah Sakit Aloe Saboe. Dan kita menyetujui itu untuk kesembuhan ayah saya," ujarnya.

Sampai saat ini, kata Cindri, ayah kandungnya itu belum bisa makan secara normal.

"Belum ada perubahan, makanan saja diblender dulu baru bisa dimakan ayah saya," tuturnya.

Di tempat sama istri Ridwan, Maryam Mahmud (38), berharap Ridwan bisa lekas sembuh setelah dirawat di RSUD Aloei Saboe.

"Bisa dilihat luka di muka suami saya cukup parah. Semoga luka-luka ini bisa cepat kering dan kondisi suami saya bisa membaik," ujarnya. 

Diberitakan TribunGorontalo.com sebelumnya, Ridwan dan rekan kerjanya tertimbun tanah yang longsor. Namun hanya Ridwan yang terluka parah sehingga harus mendapat perawatan serius di Kota Gorontalo.

Sedangkan Riski, rekan Ridwan, sore tadi telah dijemput keluarganya dari Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Gorontalo.

Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Penambang Emas Pohuwato Nyaris Tewas Tertimbun Longsor

Identitas korban tanah longsor 

Kedua korban yakni Ridwan Panabulu (46) Riski Ismail (23) Warga Desa Saripi, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Gorontalo.

Keduanya nyaris tewas saat saat sedang melakukan aktivitas dompeng, secara mengejutkan lahan yang diekstraksi emasnya, runtuh menimpa keduanya tepat pada pukul 16: 45 Wita.

Sebelum kejadian keduanya sudah diperingatkan oleh teman-temannya. Mereka diminta untuk menjauhi lokasi dompeng berukuran 10x10 m tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved