DPRD Provinsi Gorontalo
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi Hadiri Pasar Murah di Telaga Jaya
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi, menghadiri kegiatan pasar murah yang di adakan di Lapangan Teluk Aur Telaga Jaya, Provinsi Gorontalo
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Provinsi-Gorontalo-Sofyan-Puhi-888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi, menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di Lapangan Teluk Aur Telaga Jaya, Provinsi Gorontalo. Kamis (9/11/2023)
"Kali ini saya hadir bersama dinas perindakop dalam pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Telaga Jaya," ujarnya kepada TribunGorontalo.com.
Kata Sofyan, tujuan diadakan pasar murah ini adalah untuk membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan pokok.
"Pasar murah ini diadakan dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami inflasi yang tinggi," lanjutnya.
Di pasar murah tersebut disediakan empat bahan pokok yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan menggunakan kupon yang harus ditukarkan terlebih dahulu.
Empat bahan pokok tersebut yaitu 5 kilogram (kg) beras, 1/4 kg Bawang, 1/4 kg rica dan 1 kg minyak goreng.
"Harganya sekitaran Rp 150 ribu, namun pemerintah menyubsidi Rp 130 ribu. Jadi masyarakat hanya cukup bayar Rp 20 ribu saja di pasar murah ini," lanjutnya.
Tak hanya empat bahan pokok saja yang disediakan, adapula beberapa pihak ketiga yang ikut menyediakan bahan pokoknya di pasar murah tersebut.
"Ada juga dari Alfamart, pengusaha daging ayam juga ada dan beberapa stand lain disini yang dengan harga yang murah juga," ungkapnya.
Adapun masyarakat yang terdaftar mendapatkan kupon yakni berjumlah 1.000 orang.
Sofyan berharap masyarakat akan terbantu dengan adanya program pasar murah ini.
"Pasar murah ini memang di peruntukkan untuk mereka, semoga ini bisa membantu," tutupnya.
Hartati Karim, masyarakat Kabupaten Gorontalo mengatakan dirinya sangat bersyukur karena apa yang yang diminta oleh masyarakat, pemerintah kabulkan.
"Ini jadi aspirasinya torang (kami) ke pemerintah, alhamdulillah pemerintah dengar dan langsung di eksekusi," ujarnya.
Abas Puliki, masyarakat yang sementara mengantre mengatakan bahwa kupon tersebut yang nantinya akan ditukarkan dengan bahan pangan tersebut.
"Tidak apa ba tunggu lama, asal dapat kupon supaya bisa dapat barang-barang," ujarnya.
Masyarakat juga rela berdesak-desakan di beberapa stand pangan yang dibuka.
Menurut Habiba Ali, warga Kecamatan Telaga Jaya. Mereka rela berdesak-desakan di stand pangan karena takut kehabisan stok dari pangan tersebut.
"Torang (kami) takut kehabisan stok ini jadi tidak apa-apa baku gepe (berdesakan) disini dari pada tidak dapat sama sekali," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (9/11/2023).
Pasar murah ini dilaksanakan di Lapangan Teluk Aur, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Iwan Ahmad Sondakh, Kepala Bidang Perdagangan Pada Dinas Koperasi, Umkm Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Gorontalo mengatakan tujuan dibuat dari pasar murah ini adalah untuk menstabilisasikan harga yang berada di pasaran.
Selain itu, untuk menekan angka inflasi Gorontalo dan membantu masyarakat yang kesusahan dalam membeli bahan pangan sekarang lagi naik akibat paparan musim el nino di Gorontalo.
"Tujuannya ini ada tiga, pertama stabilisasi harga pangan, membantu masyarakat karena harga pangan di pasaran lagi naik dan menekan angka inflasi di Gorontalo," ujarnya.
Lanjut kata Iwan, harga pangan yabg ditawarkan di pasar murah ini relatif di bawah. Beras ukuran lima kilogram (Kg) hanya di banderol dengan harga Rp 10 ribu, Bawang Merah 1/5 kg Rp 3 ribu, bawang putih 1/4 kg Rp 2 ribu, Minyak Goreng 1 kg Rp 5 ribu.
"Kalau dipasaran harganya ini bisa sampai Rp 150 ribu, namun pemerintah mensubsidikan sebesar Rp 130 ribu. Jadinya masyarakat hanya perlu membayar Rp 20 ribu untuk semua bahan pangan yang ada," tutupnya. (*)