Anime
Spoiler Episode Terakhir Attack on Titan: Akhir Eren, Motivasi Mikasa, Nasib Umat Manusia Terungkap
Anime populer Attack on Titan telah berakhir, menyelesaikan alur cerita dan karakternya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Anime-Attack-On-the-Titan.jpg)
Menurut pandangannya, inilah satu-satunya cara yang bisa menyelamatkan umat manusia.
Setelah pertempuran sengit ini, Armin dan yang lainnya berusaha menjalin hubungan damai dengan Eldia melalui aliansi dengan negara lain.
Namun, di dalam Eldia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai Yeagerist telah berkuasa.
Mereka memandang Eren sebagai seorang martir dan percaya bahwa konflik adalah satu-satunya jalan ke depan. Ideologi ini tampaknya juga diterapkan di seluruh dunia, dimana masyarakatnya terus maju, namun konflik masih terus terjadi.
Baca juga: 3 Penghianatan Ninja Konoha yang Paling Mengharukan di Anime Naruto
Nasib umat manusia
Bahkan ketika Mikasa mengakhiri hidup Eren, akibat dari tindakannya tidak membawa kedamaian bagi dunia. Terlepas dari upaya Eren, termasuk hilangnya kekuatan Titan dan penemuan perdamaian oleh Ymir, populasi dunia terus menderita. Episode ini diakhiri dengan sekilas kemajuan masyarakat, namun siklus konflik dan kekerasan masih terus berlanjut.
Bahkan jika Eren berhasil dengan rencananya, jika Mikasa tidak membunuhnya, siklus perang dan penderitaan akan terus berlanjut. Namun pada akhirnya, hal yang sama terjadi bahkan setelah kematiannya.
Adegan terakhir episode tersebut memperlihatkan Mikasa sedang duduk di bawah pohon tempat Eren biasa tidur.
Baca juga: Demi Naruto dan Hinata, Mashashi Kishimoto Sengaja Bikin Neji Hyuga Mati
Pikiran terakhir
Diskusi dan emosi seputar akhir Attack on Titan menyoroti dampak mendalam yang ditimbulkannya terhadap para penggemar.
Meskipun beberapa orang menyatakan keinginannya untuk membuat akhir yang berbeda di anime, banyak yang menerima kenyataan bahwa kesimpulan anime tersebut sangat mirip dengan akhir manganya.
Salah satu tema umum yang dibahas adalah kompleksitas karakter Eren Yeager. Saat serial mencapai klimaksnya, karakter Eren mengalami perkembangan yang signifikan.
Gangguan emosi dan momen-momen kerentanannya memanusiakan dirinya, menjadikannya karakter yang lebih beragam.
Bagian akhir memperkuat gagasan bahwa Eren, meskipun memiliki kekuatan luar biasa, didorong oleh motivasi emosional, termasuk cinta dan tanggung jawab, bukan keinginan satu dimensi untuk menghancurkan.
Pada akhirnya, apa yang ingin disampaikan Isayama melalui ceritanya adalah bahwa umat manusia ditakdirkan untuk mengulangi siklus perang dan keputusasaan.
Tidak peduli tindakan atau langkah besar yang diambil umat manusia, seperti yang dilakukan Eren, tindakan tersebut hanya memicu reaksi berantai, yang menyebabkan lebih banyak perang.