Proyek di Gorontalo
Revitalisasi Kawasan Kota Tua Gorontalo Tak Kunjung Rampung, Drainase Jadi Tempat Sampah
Padahal, proyek ini sudah dimulai sejak 29 Januari 2022 dan ditargetkan selesai pada September 2022.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-drainase-proyek-MT-Haryono-Kota-Gorontalo-Sabtu-4112023.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Revitalisasi kawasan pusat perdagangan di Kota Gorontalo, yakni Jl. MT. Haryono Cs, hingga kini belum juga rampung.
Padahal, proyek ini sudah dimulai sejak 29 Januari 2022 dan ditargetkan selesai pada September 2022.
Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com Sabtu (4/11/2023) di lokasi, saluran air di ruas jalan tersebut masih terlihat terbuka.
Hal ini membuat warga resah karena khawatir saluran air tersebut akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk dan menimbulkan bau tidak sedap.
Selain itu, saluran air yang terbuka juga menjadi tempat sampah oleh warga.
Akibatnya, saluran air tersebut dipenuhi sampah yang menimbulkan pemandangan yang tidak sedap.
Salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi, Ami Ismail, mengatakan bahwa proyek revitalisasi tersebut sudah lama dikerjakan, namun hingga kini belum juga selesai.
"Ini katanya sedikit lagi selesai, tapi sampai sekarang belum kelar-kelar," ujar Ami Ismail, Sabtu (4/11/2023).
Warga lainnya, Santo Ismail, juga mengeluhkan proyek tersebut.
Ia mengatakan bahwa proyek tersebut tidak kunjung selesai dan tidak ada inisiatif dari pihak pelaksana untuk mempercepat pekerjaan.
"Tidak kelar itu proyek, cuma dibuat begitu saja tapi tidak ada inisiatif untuk cepat diselesaikan," ujarnya.
Dikutip dari laman LPSE Kota Gorontalo, proyek tersebut bernama Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan pada Koridor Jl. MT. Haryono Cs. Proyek ini menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Tercatat nilai HPS proyek yang dibuat 3 September 2021 itu sebesar Rp 34,7 miliar.
Namun nilai itu terkoreksi hingga Rp 29,1 miliar. Pemenang tender proyek adalah PT Reski Aflah Jaya Abadi.
Perusahaan ini beralamat di Jl Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kota Tua ini adalah kawasan perdagangan dan menjadi pusat Kota Gorontalo.
Ada tiga desain yang dibuat. Menghadirkan tiga nuansa; Modern, Klasik, Arab, dan China.
Nuansa modern di Jl S Parman sejauh 505 meter, sedangkan nuansa klasik di Jl Jendral Sutoyo sejauh 512 meter.
"Nuansa arabic pada jalan Letjen Suprapto sejauh 512 meter dan nuansa china pada jalan M T Haryono sejauh 300 meter.(*)