Info Penting

Gandi Hiola Pustakawan Gorontalo Sebut Pentingnya Semangat Membaca

Gandi Hiola, Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo memiliki semangat literasi tinggi.

|
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Rahman
Gandi Hiola pustakawan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Gandi Hiola berbagi cerita tentang perjuangannya sebagai pustakawan dalam meningkatkan minat baca Masyarakat Gorontalo.

Menurut Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo itu, literasi perlu diperkenalkan kepada masyarakat melalui pendekatan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Gandi mengaku resah karena kondisi perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo cenderung sepi pengunjung.

“Melihat perpustakaan yang sepi saya memutuskan untuk mulai mendata kebutuhan pemustaka mulai dari sekolah-sekolah," kata Gandi kepada TribunGorontalo.com, Selasa (31/10/2023).

Kata Gandi, masyarakat butuh tambahan informasi mengenai kebutuhan literasi mereka.

"Makanya kami sebagai pustakawan yang berperan untuk memberikan informasi itu," ujarnya.

Baca juga: 2 Penyebab Harga Beras di Pasar Tradisional Pohuwato Gorontalo Naik, Petani: Kami Lagi Terpuruk

Untuk itu, Gandi selalu berupaya untuk turun langsung ke lapangan, bekerja sama dengan lintas instansi.

Gandi mencoba menghubungkan kebutuhan pemustaka dengan pihak-pihak berwenang. Beberapa langkah nyata sudah ia lakukan di antaranya membuat perpustakaan kembali ramai pengunjung.

Ia bahkan telah menghubungi sekolah-sekolah di Kota Gorontalo. Tujuannya agar sekolah-sekolah mengarahkan siswanya berkunjung ke perpustakaan.

“Saya hubungi kepala sekolah. Saya meminta agar mereka membuatkan program di mana guru memberikan tugas kepada siswa. Dan tugas itu dikerjakan dengan menghimpun data di perpustakaan," jelasnya.

Selain itu, Gandi juga berusaha untuk merealisasikan program TPBSI (Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial).

Dahulu program dikenal dengan IMUT (Iqro Mopo Layio U’Tilapulo). Berarti membaca dapat meningkatkan kesejahteraan.

Sejalan dengan visi dalam program tersebut, Gandi mengatakan,  ia sudah pernah melakukan kolaborasi bersama instansi vertikal. Di antaranya dengan TNI Angkatan Darat, dan juga TNI Angkatan Laut.

Gandi menjelaskan, proses kolaborasi  tersebut. Kata Gandi, pustakawan akan mengumpulkan pemustaka seperti siswa atau mahasiswa.

“Jadi pemustaka dapat belajar dan melihat langsung proses yang sebenarnya di lapangan seperti apa," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved