HIV AIDS
937 Pengidap HIV AIDS di Gorontalo Didominasi Wiraswasta, 93 Mahasiswa Positif
Pengidap Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Provinsi Gorontalo mencapai 937 kasus.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pengidap Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Provinsi Gorontalo mencapai 937 kasus.
Akumulasi itu didasarkan data dari Agustus 2001 hingga Agustus 2023.
Mohammad Ramdhan Ismail, Pengelola Program Penyakit Menular mengatakan pasien yang terindikasi HIV terdeteksi sebanyak 466 pasien dan pasien AIDS sebanyak 471.
"937 itu terakumulasi dibagi HIV 466 pasien dan AIDS 471 pasien," ujar Ramdhan kepada TribunGorontalo.com, Jumat (27/10/2023).
Kini pasien yang telah meninggal sebanyak 320 orang. Pasien yang non-Antiretroviral (ARV) sebanyak 9 orang sedangkan ARV berjumlah 432 orang.
Ada pasien pindah domisili sebanyak 38 orang dan pasien lost (hilang) kontak. 50 persen minum obat (ARV) dari total keseluruhan.
Berbagai profesi pun terkena virus ini. Wiraswasta tercatat paling banyak.
Berikut data pengidap HIV/AIDS berdasarkan status pekerjaan.
Mekanik: 8 kasus
- HIV : 2
- AIDS : 6
Supir Bentor: 11 kasus
- HIV : 5
- AIDS : 6
Karyawan Rumah Makan/ Toko/ Pembantu Rumah Tangga: 33 kasus
- HIV : 11
- AIDS : 22
Tukang: Ojek: 6 kasus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pengidap-HIVAIDS27.jpg)