Angka Diabetes Melitus di Gorontalo Capai 10 Persen, Wamenkes RI: Harusnya Paling Tinggi 5 Persen
Hal ini disampaikan Dante saat meresmikan instalasi hemodialisis di RSUD Hasri Ainun Habibie, Gorontalo, Senin (23/10/2023).
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/20231023-Dante-Saksono-Harbuwono.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa angka diabetes melitus di Provinsi Gorontalo mencapai 10 persen.
Angka ini tergolong tinggi, karena biasanya angka diabetes melitus di satu provinsi hanya berkisar 5 persen.
Hal ini disampaikan Dante saat meresmikan instalasi hemodialisis di RSUD Hasri Ainun Habibie, Gorontalo, Senin (23/10/2023).
"Angka penyakit diabetes melitus di Gorontalo sudah sekira 10 persen. Biasanya satu Provinsi itu paling tinggi angkanya berada di 5 persen," kata Dante.
Angka diabetes melitus yang tinggi di Gorontalo ini, kata Dante, menjadi salah satu penyebab terjadinya penyakit ginjal kronis.
"Maka patut dikembangkan layanan kesehatan penyakit ginjal di Gorontalo seperti adanya ruang instalasi hemodialisis bagi para penderita penyakit gagal ginjal," kata Dante.
Dante mengungkapkan bahwa layanan hemodialisis di Gorontalo saat ini masih terkonsentrasi di RSUD Hasri Ainun Habibie.
Karena itu, dia siap mendukung pengembangan layanan hemodialisis ini ke daerah-daerah terpencil di Provinsi Gorontalo.
"Mudah-mudahan kita bisa mensupport lagi untuk membangun instalasi hemodialisis di tempat lain yang terpencil sehingga tidak terkonsentrasi pada Rumah Sakit Hasri Ainun ini," kata Dante.
"Jika dilayani keseluruhan pasien, pusat hemodialisis tidak cukup, jadinya kita buatkan layanan cuci darah di rumah pasien," kata Dante.
Dante juga menekankan kepada masyarakat Gorontalo agar dapat meminimalisir faktor resiko penyakit gagal ginjal, seperti diabetes melitus, hipertensi, dan infeksi saluran ginjal.
"Saya harap masyarakat Gorontalo dapat menjaga kesehatannya agar terhindar dari penyakit diabetes melitus dan penyakit-penyakit lainnya," kata Dante.
Diketahui, Dante Saksono Harbuwono melakukan sejumlah kegiatan saat kunjungan ke Provinsi Gorontalo, Senin (23/10/2023).
Wamenkes RI tiba di Provinsi Gorontalo dengan disambut oleh adat Gorontalo (mopotilolo) pada pukul 08.00 WITA dan melanjutkan dengan sarapan pagi di Bandara Djalaludin Gorontalo.
Lalu pada 08.30 - 10.00 WITA melanjutkan dengan agenda di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ainun Habibie dalam rangka peresmian instalasi hemodialisa.
Setelah dari RSUD Ainun Habibie, Wamenkes RI melanjutkan kegiatannya pada Puskesmas Limboto Barat dalam rangka peninjauan puskesmas lokus integrasi layanan primer pada pukul 10.00 - 10.30 WITA
Lalu di pukul 10.30 - 11.30 WITA makan siang sekaligus istirahat di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Gorontalo.
Pada pukul 11.30 - 11.55 WITA persiapan keberangkatan kembali ke Jakarta.(*)