TribunHIS

Uno Hasan, Tukang Sol Sepatu Gorontalo 20 Tahun Berjuang untuk Keluarga

Usaha Uno pun semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dia kini memiliki banyak pelanggan, mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat.

|
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Uno Hasan, Tukang Sol Sepatu Gorontalo 20 Tahun Berjuang untuk Keluarga
TribunGorontalo.com/Rafiqa Hinelo
Uno Hasan ditemui di lapak sol sepatu di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Kamis (19/10/2023). FOTO: Rafiqa Hinelo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Di antara hiruk pikuk Pasar Sentral Gorontalo, ada seorang pria yang sibuk memperbaiki sepatu rusak.

Dia adalah Uno Hasan, seorang tukang sol sepatu yang sudah berpengalaman selama 20 tahun. Uno memulai usahanya dari nol. Dia belajar dari pamannya yang juga seorang tukang sol sepatu.

Awalnya, dia hanya mengamati aktivitas pamannya, lalu mencoba memperbaiki sepatu sendiri.

“Dulu, saya cuma belajar dari om. Saya cuma amati om saya yang bekerja di lapaknya. Saya lakukan itu dalam sehari saja, lalu saya coba buka lapak sol sepatu sendiri,” kata Uno.

Usaha Uno pun semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dia kini memiliki banyak pelanggan, mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat.

Uno juga pernah mengalami pengalaman unik selama menjadi tukang sol sepatu. Salah satunya adalah saat dia diminta memperbaiki sepatu polisi.

“Salah satu yang paling menantang adalah memperbaiki sepatu polisi. Terlebih jika mereka meminta untuk dipasangkan ritsleting di bagian leher sepatu,” ujar Uno.

Uno mengaku, memperbaiki sepatu polisi adalah tantangan tersendiri. Pasalnya, sepatu polisi biasanya terbuat dari bahan yang tebal dan kuat.

“Saya pernah bayar ganti rugi harga asli sepatu itu kepada polisi, sebab saya salah ukur dan menyobek bagian leher sepatu,” tambah Uno.

Selain menjadi tukang sol sepatu, Uno juga pernah bekerja sebagai tukang bangunan dan pekerja tambang. Namun, dia merasa lebih cocok menjadi tukang sol sepatu.

“Saya pernah kerja jadi tukang bangunan, dan pekerja tambang di Palu. Tapi tetap saja, saya kembali ke sol sepatu ini,” ujarnya.

Saat ini, Uno hidup bersama istri keduanya dan satu orang anak. Istrinya bekerja sebagai pengemudi bentor.

Uno berharap, usahanya bisa berkembang lebih pesat lagi. Dia juga berharap, pemerintah bisa memberikan bantuan untuk usahanya.

“Semoga akan ada bantuan dari Pemerintah, paling tidak untuk menambah biaya kebutuhan perlengkapan teknis seperti benang, paku sepatu, dan alat lain,” pungkas Uno.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved