PEMPROV GORONTALO
Perusahaan Tambang Emas Pohuwato Akan Bayar Ganti Rugi ke 2.554 Warga, Pemerintah: Tapi Diverifikasi
Menurut Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, lokasi yang diminta ganti rugi itu berada di area konsesi PT. Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT. P
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-27_Pani-Gold-Project.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa -- Pemerintah Provinsi Gorontalo akan melakukan verifikasi ulang terhadap proposal permintaan ganti rugi penambang emas Pohuwato.
Menurut Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya, lokasi yang diminta ganti rugi itu berada di area konsesi PT. Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT. Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).
Saat ini kata Ismail, sudah ada 2.135 proposal yang diserahkan ke Pemkab Pohuwato dan Satgas. Lalu ada 419 koordinat rupanya belum memiliki proposal permintaan ganti rugi.
Baca juga: DPRD Provinsi Gorontalo Duga Persoalan Izin Tambang PT PETS Picu Demo Pohuwato
"Semuanya diterima baik yang ada proposalnya maupun tidak punya proposal tapi ada titik koordinatnya, dengan catatan akan diverifikasi ulang,” ungkap Penjagub Ismail saat sosialisasi tahapan ganti rugi di Hotel Sunrise Marisa, Rabu (18/10/2023).
Verifikasi ulang akan melibatkan perusahaan, pemilik lokasi, tokoh masyarakat, satgas, serta unsur TNI dan Polri. Tujuannya memastikan orang yang berhak menerima ganti rugi.
“Ada satu lokasi pemiliknya si A tapi yang membuat proposal B, sehingga tidak jelas siapa yang akan menerima ganti rugi. Oleh karena itu tidak boleh hanya dilakukan uji di atas kertas, tetapi harus ke lapangan,” imbuhnya.
Dijadwalkan pelaksanaan pengujian lapangan akan dimulai pada Sabtu, 21 Oktober 2023, dan ditargetkan paling lambat akhir tahun ini seluruh lokasi sudah diverifikasi.
Secara detil kata Ismail, 2.554 lokasi tersebut dibagi dalam 17 blok dan untuk verifikasi awal akan dimulai dari blok Kolokoa.
Sosialisasi tahapan ganti rugi dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Angesta Romano Yoyol dan unsur Forkopimda, serta pimpinan perusahaan.
Hadir pula Wakil Bupati dan Ketua DPRD Pohuwato, para kepala desa, serta masyarakat penambang.(*)