Parade Foto
Potret Terkini Wisata Gorontalo Pemandian Lombongo, Dahulu Ramai Kini seperti Terbengkalai
Gorontalo menyimpan banyak destinasi wisata alam yang patut dikunjungi. Contohnya pemandian Lombongo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemandian-Lombongo-di-Kabupaten-Bone-Bolango-Provinsi-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Gorontalo menyimpan banyak destinasi wisata alam yang patut dikunjungi. Contohnya pemandian Lombongo.
Lombongo merupakan destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango.
Terdapat dua hal yang menarik di Lombongo ini, yakni wisatawan dapat mandi dengan air panas maupun air dingin.
Air dingin tersebut dapat didapat melalui air sungai yang mengalir dari Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Baca juga: BERITA FOTO: Wisata Gorontalo Bolang Riverside
Terdapat pula kolam pemandian dengan menggunakan air hasil dari alam di Lombongo itu sendiri.
Terdapat dua mata air yang dialirkan langsung dari air pegunungan yang ada di wisata lombongo, antaranya air dingin dan air panas.
Terlebih lagi kolam pemandian yang berada di Lombongo ini tanpa kaporit, maka bagi pengunjung yang ingin berenang di Lombongo ini tidak perlu takut dan khawatir akan kesehatan mata dan kulit.
Hanya dengan merogoh Rp 10 ribu per orang, wisatawan sudah bisa menikmati indahnya berenang dengana air dari hasil alam.
Dengan Rp 10 ribu tersebut pengunjung sudah bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada di Lombongo. Seperti kolam pemandian air hangat dan dingin, parkiran, tempat makan, kamar bilas, arena bermain, serta akses jalan menuju sungai dan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Namun berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com, Sabtu (7/10/2023), sudah banyak fasilitas yang sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi.
Salah satunya kolam yang dulunya menjadi wahana perahu bebek, kini sudah dangkal dan dipenuhi oleh lumpur. Perahu bebek juga sudah tidak terlihat.
Selain itu, gazebo yang terletak mengintari kolam wahana perahu bebek tersebut sudah mulai lapuk dan tak bisa digunakan lagi.
Baca juga: 5 Situs Cagar Budaya di Gorontalo, Bisa Jadi Objek Wisata Sejarah
Begitu pula dengan jembatan mini yang menuju ke tengah kolam wahana perahu bebek, sudah tidak bisa lagi dilewati oleh para pengunjung sebab sudah dikelilingi oleh tumbuhan.
Sungai di Lombongo ini pun terlihat kering, hanya di beberapa titik saja ada air yang mengalir
Sejumlah kantin dan rumah warga pun kini sudah tidak beroperasi lagi bahkan sudah ditutup.
(TribunGorontalo.com/Prailla)


